Michael Saylor Isyaratkan Pembelian Bitcoin Lebih Besar di 2026, Ini Alasannya
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Michael Saylor, Ketua Strategy, baru-baru ini mengisyaratkan akan melakukan pembelian Bitcoin (BTC) yang lebih besar setelah perusahaan menambahkan Bitcoin senilai US$ 1,25 miliar ke dalam portofolionya minggu lalu.
Melalui sebuah unggahan di X, Saylor membagikan tangkapan layar grafik dari StrategyTracker yang menunjukkan harga Bitcoin (BTC) dan waktu-waktu ketika Strategy melakukan pembelian. Dengan judul “Bigger Orange”, yang mana warna oranye sering dikaitkan dengan Bitcoin (BTC), Saylor terus menunjukkan ketertarikannya pada aset kripto ini.
Melansir dari Pintu, Selasa (20/1/2026), Strategy memulai tahun dengan pembelian Bitcoin (BTC) senilai US$ 115,97 juta, yang mencakup 1.283 BTC pada tanggal 4 Januari. Kemudian, mereka melanjutkan dengan pembelian 13.627 BTC senilai US$ 1,25 miliar pada tanggal 11 Januari.
Saat ini, Strategy memiliki total 687.410 BTC dengan harga rata-rata per koin sebesar US$ 75.353, menurut data dari StrategyTracker. Dengan harga Bitcoin (BTC) saat ini sebesar US$ 92.300 menurut Coinbase, ini menempatkan cadangan Bitcoin Strategy dalam posisi untung.
Baca Juga
Meskipun cadangan Bitcoin (BTC) Strategy menunjukkan keuntungan, harga saham perusahaan telah mengalami penurunan sekitar 52,67% selama 12 bulan terakhir, dengan harga saham terakhir di US$ 173,71 menurut data dari Yahoo Finance.
Untuk mendanai pembelian Bitcoin (BTC), Strategy telah menggunakan berbagai metode, termasuk penjualan utang jangka pendek melalui catatan konversi. Mulai akhir tahun 2027 dan 2028, pemegang utang akan mulai dapat mengonversi miliaran dolar catatan, yang menambah tekanan pada perusahaan untuk mengumpulkan modal besar.
Baca Juga
Cadangan Bitcoin AS Tersendat, Penasihat Trump Beberkan Ini Kendalanya
Lebih lanjut, Strategy telah menyatakan berkali-kali bahwa mereka memiliki cukup sumber daya untuk mengatasi situasi sulit ini. Namun, mereka juga menyebutkan kemungkinan menjual sebagian dari stok Bitcoin (BTC) mereka untuk membebaskan modal jika diperlukan. Langkah ini bisa menjadi salah satu strategi untuk mempertahankan likuiditas dan stabilitas keuangan perusahaan di tengah fluktuasi pasar yang tidak terduga.
Dengan terus menerusnya pembelian Bitcoin (BTC) oleh Strategy dan potensi penjualan aset untuk memenuhi kebutuhan modal, masa depan perusahaan di pasar kripto tetap menjadi topik yang menarik untuk diikuti. Penggemar kripto dan investor akan terus mengamati langkah-langkah yang diambil oleh Michael Saylor dan timnya dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di pasar yang volatil ini.

