Dana Terserap Habis Rp 2 Triliun, United Tractors (UNTR) Hentikan Buyback Saham
JAKARTA, investortrust.id – PT United Tractors Tbk (UNTR) menghentikan pelaksanaan pembelian kembali saham (buyback) saham terhitung sejak 14 Januari 2026. Penghentian dilakukan setelah anggaran Rp 2 triliun terserap seluruhnya.
UNTR dalam pengumuman resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Kamis (15/1/2025), menyebutkan bahwa perseroan sebelumnya menganggarkan dana buy back Rp 2 triliun untuk periode 30 Oktober 2025 hingga 30 Januari 2026.
Baca Juga
Berharap dari Musim Hujan, Intip Target Kinerja dan Saham Sido Muncul (SIDO) Ini
Selama periode pelaksanaan, manajemen UNTR mengungkap, perseroan berhasil membeli sebanyak 68,51 juta saham dengan dana yang terserap Rp 1,99 triliun atau hanya menyisakan dana buyback tercatat Rp 9,7 juta.
Sebelumnya, induk usaha UNTR, PT Astra International Tbk (ASII), juga telah menuntaskan buy back saham senilai Rp 2 triliun. Total saham yang dibeli selama buy back yang berlangsung kurang dari tiga bulan mencapai 305,21 juta saham.
Manajemen ASII dalam keterangan resminya menyebutkan bahwa buyback tersebut lebih cepat dari target semula selama tiga bulan terhitung sejak 3 November 2025 hingga 30 Januari 2026. Perseroan sebelumnya telah mengalokasikan dana maksimal Rp 2 triliun.
Baca Juga
Garap Pengolahan Mineral Nikel, United Tractors (UNTR) Dirikan Anak Usaha Ini
Dalam rencananya, Astra (ASII) menegaskan bahwa jumlah saham yang dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal ditempatkan dan disetor, serta porsi free float akan dipertahankan minimal 7,5% agar tetap memenuhi ketentuan perdagangan saham di BEI.
Perseroan pada akhirnya memutuskan menghentikan periode buyback lebih cepat dari jadwal, yakni pada 13 Januari 2026 sesi kedua perdagangan, dari semula direncanakan berakhir pada 30 Januari 2026. Penghentian dilakukan karena dana buyback telah mencapai batas maksimal dan sisa dana tidak lagi mencukupi untuk pembelian satu lot saham.

