30 Menit Jelang Penutupan, IHSG Tergerus 100 Poin Terseret Saham Emiten Prajogo
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sekitar 30 menit jelang penutupan, Senin (12/1/2026), terhempas lebih dari 102 poin (1,14%) menjadi 8.837. Padahal pergerakan intraday sesi I cukup optimistis hingga sempat sentuh level 9.000 dengan nilai transaksi Rp 18,31 triliun.
Penurunan tersebut dipicu atas kejatuhan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi, sektor keuangan , sektor infrastruktur, teknologi, konsumer non primer, dan property. Sebaliknya saham sektor konsumer primer, industry, dan material dasar tetap kuat.
Baca Juga
Petrindo (CUAN) Identifikasi Emas Kadar 1,27 ppm di Zona Mineralisasi Emas Sumbawa
Penurunan tersebut dipicu atas kejatuhan sejumlah saham big cap, seperti saham emiten Prajogo Pangestu PTRO hingga BREN. Saham BREN anjlok lebih dari 5,54% dan PTRO turun lebih dari 8%. Penurunan juga melanda saham BRPT, BYAN, TPIA, RAJA, RATU, dan AMMN.
Meski demikian beberapa saham berikut catatkan kenaikan pesat hingga auto reject atas (ARA), seperti saham KPIG menguat 24,11% menjadi Rp 280.
SOHO naik 24,85% menjadi Rp 2.060, GULA naik 24,84% menjadi Rp 382, ATAP naik 24,59% menjadi Rp 760, dan INDS menguat 24,48% menjadi menguat 24,48% menjadi Rp 356. Kenaikan juga melanda saham DKHH naik 33,71% menjadi Rp 119 dan MSKY naik 27,91% menjadi Rp 110.
Baca Juga
Indika (INDY) Diuntungkan Eksposur Emas, Target Harga Saham Direvisi Naik
Sepanjang pekan lalu, IHSG berhasil bukukan kenaikan sebanyak 188 poin atau melesat 2,16% dari level 8.748 menjadi 8.936. Bahkan, IHSG sempat cetak rekor intraday tertinggi sepanjang masa 9.002. Kenaikan tersebut ditopang penguatan mayorita sektor saham, khususnya saham sektor material dasar dipicu kenaikan pesat harga saham emiten nikel.
Selain itu, peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini mencapai 48,08% menjadi 61,78 miliar lembar saham, dari 41,72 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya. Rata-rata nilai transaksi harian juga naik pesat sebesar 44,68% menjadi Rp 31,45 triliun, dari Rp 21,74 triliun pada pekan sebelumnya.

