IHSG Dibuka Rebound 0,51% Terdorong Sektor Material Dasar
JAKARTA, investortrust.id— Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (15/10/2025), dibuka melesat sebanyak 40,78 poin (0,51%) menjadi 8.107. Penguatan tersebut sejalan dengan kenaikan mayoritas indek saham di pasar Asia.
Kenaikan ditopang seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar, konsumer primer, konsumer non primer, property, keuangan dan transportasi.
Baca Juga
Target Harga Darma Henwa (DEWA) Direvisi Naik Refleksikan Perbaikan Prospek Kinerja
Di tengah penguatan berikut sejumlah saham catatkan kenaikan pesat di awal transaksi, seperti SOHO naik hingga auto reject atas (ARA) 24,63% menjadi Rp 1.265, SOSS naik 19,23% menjadi Rp 1.550, dan GZCO menguat 14,88% menjadi Rp 374.
Kemarin, IHSG anjlok sebanyak sebanyak 160,68 poin (1,95%) menjadi 8.060 diikuti penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,36 triliun oleh investor asing. Net sell terbanyak melanda saham BBRI Rp 424,12 miliar, BBCA Rp 305,42 miliar, dan CDIA Rp 259,44 miliar.
Baca Juga
Surge (WIFI) Dijagokan Menangi Lelang Spektrum 1,4GHz, Sahamnya Bisa ke Level Ini
Kejatuhan tersebut dipicu atas penurunan saham-saham konglomerasi yang selama ini menjadi motor pergerakan indeks, seperti saham emiten Prajogo Pangestu, saham emiten Haji Isam, saham emiten Happy Hapsoro, dan saham perbankan. Penurunan juga dipicu kejatuhan saham sektor energi 3,34%, sektor keuangan 2,90%, sektor material dasar 2,14%, sektor teknologi 208%, sektor infrastruktur 2,53%, dan sektor transportasi 3,99%.
Meski IHSG turun signifikan, sejumlah saham berikut pertahankan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham MBTO naik 34,48% menjadi Rp 199, TOSK naik 34,78% menjadi Rp 93, PURI melesat 34,38% menjadi Rp 258, MRAT naik 25% menjadi Rp 525, SOSS naik 25% menjadi Rp 1.300, SSTM naik 25% menjadi Rp 360, SOHO naik 24,54% menjadi Rp 1.015, GZCO naik 24,44% menjadi Rp 336, dan POLU naik 20% menjadi Rp 30.450.

