IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Anjlok 0,51%, Sebaliknya 6 Saham Dipimpin NTBK justru ARA
JAKARTA, investortrust.id — Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (8/10/2025), ditutup anjlok sebanyak 41,58 poin (0,51%) menjadi 8.127 dipicu aksi ambil untung. Rentang pergerakan 8.044-8.224 dengan nilai transaksi Rp 17,83 triliun.
Sektor saham penekan indeks, yaitu saham infrastruktur turun 1,06%, keuangan melemah 0,81%, property 0,87%, konsumer primer 0,04%, dan sektor kesehatan 0,02%. Sektor saham lainnya catatkan kenaikan. Penurupan indeks dipicu pelemahan sebagian besar saham emiten Prajogo Pangestu, seperti BREN, TPIA, BRPT, CDIA, hingga PTRO.
Baca Juga
Aksi Jual Asing masih Deras hingga Outflow Saham Rp 54 Triliun, Ternyata Ini Pemicunya
Meski indeks melemah, sejumlah saham ini cetak kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham NTBK naik 34,15% menjadi Rp 110, TRIN naik 33,47% menjadi Rp 202, TFAS naik 25% menjadi Rp 310, AGII naik 25% menjadi Rp 1.950, MORA naik 25% menjadi Rp 585, PICO naik 24,48% menjadi Rp 356.
Meski tak ARA, saham berikut catatkan penguatan harga pesat, seperti saham ESTA naik 32,03% menjadi Rp 202, CENT naik 26,96% menjadi Rp 166, MOLI naik 22,22% menjadi Rp 264, POLU menguat 19675% menjadi Rp 29.075, UFOE naik 16,20% menjadi Rp 330, CBRE naik 15,97% menjadi Rp 1.815, dan RATU naik 15,67% menjadi Rp 8.675.
Kemarin, IHSG ditutup naik 29,30 poin (0,36%) ke rekor penutupan tertinggi baru sepanjang masa 8.169. Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 89,44 miliar disumbangkan BBRI Rp 167,29 miliar, EMTK Rp 114,10 miliar, dan BMRI Rp 99,66 miliar.
Penguatan tersebut terdorong kenaikan sejumlah saham sektor, seperti saham sektor energi naik 2,62%, sektor infrastruktur menguat 2,33%, sektor transportasi 3%, sektor teknologi 0,35%, dan sektor keuangan 0,01%. Sektor saham lainnya mengalami penurunan seperti sektor property, sektor industry, dan konsumer primer.
Baca Juga
Di tengah lompatan IHSG tersebut, sejumlah saham berikut catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham ASLI melesat 34,97% menjadi Rp 220, TRIN naik 34,82% menjadi Rp 151, FOLK melambung 34,78% menjadi Rp 155, dan NTBK naik 34,43% menjadi Rp 82.
ARA juga melanda saham CUAN sebanyak 24,72% menjadi Rp 2.220, CBRE sebanyak 24,70% menjadi menjadi Rp 1.565, SSTM naik 24,68% menjadi Rp 394, NIKL melesat 24,60% menjadi Rp 466, SKRN menguat 24,35% menjadi Rp 715, UFOE naik 24,56% menjadi Rp 284, COCO menguat 24,44% menjadi Rp 555, PICO naik 24,35% menjadi Rp 286, dan POLU menguat 19,88% menjadi Rp 24.275.

