IHSG Sesi I Berbalik Melemah 0,61%, Sebaliknya 6 Saham Dipimpin ACST Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (21/8/2025), ditutup melemah sebanyak 48,47 poin (0,61%) menjadi 7.895 terseret kejatuhan saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) sebanyak 14,83%.
Penurunan melanda sejumlah sektor saham, seperti saham sektor energi melemah 1,77%, sektor material dasar melemah 0,45%, sektor properti 0,20%, sektor infrastruktur 0,53%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor teknologi 1,39%, sektor konsumer primer 0,19%, konsumer non primer 0,83%, dan industri 0,87%.
Baca Juga
Peserta Dana Pensiun Baru 20% dari Angkatan Kerja, OJK Ingatkan Potensi Risiko
Meski IHSG berbalik melemah, sejumlah saham berikut catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Acset Indonusa Tbk (ACST) naik 34,71% menjadi Rp 163, PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY) menguat 34,02% menjadi Rp 130.
ARA juga melanda saham PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) naik 25% menjadi Rp 1.875, PT Shield On Service Tbk (SOSS) menguat 24,44% menjadi Rp 840, PT Smart Tbk (SMAR) sebanyak 24,74% menjadi Rp 6.050, dan PT Aman Agrindo Tbk (GULA) naik 24,62% menjadi Rp 324.
Sebaliknya penurunan dalam melanda lima saham berikut, yaitu saham DSSA melemah 14,83% menjadi Rp 78.650, PACK melemah 9,89% menjadi Rp 3.280, AMMS melemah 9,72% menjadi Rp 130, DEFI turun 9,66% menjadi Rp 655, dan GGRP turun 9,45% menjadi Rp 230.
Kemarin, IHSG BEI melesat sebanyak 80,87 poin (1,03%) menjadi 7.943,82 dengan pembelian bersih (net buy) saham mencapai Rp 775,29. Terbanyak ditopang saham BMRI sebanyak Rp 333,51 miliar, BBRI mencapai Rp 202,79 miliar, dan BRMS Rp 237,43 miliar.
Kenaikan indeks didukung pengutan seluruh sektor saham, seperti saham sektor properti 2,57%, sektor material dasar naik 1,83%, sektor konsumer non primer naik 1,64%, sektor keuangan menguat 1,18%, sektor industri 1,03%, sektor konsumer primer menguat 0,62%, dan sektor energi 0,53%.
Baca Juga
INCO Akselerasi Pertumbuhan Pendapatan dan Laba, Sahamnya Direvisi Naik
Di tengah lompatan tersebut, sepuluh saham torehkan lompatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham ACST melesat 34,44% menjadi Rp 121, CENT melesat 35% menjadi Rp 135, dan TAYS menguat 34,62% menjadi Rp 70. ARA juga melanda saham PT JARR sebanyak 24,84% menjadi Rp 1.005.
ARA juga melanda saham berikut, MFIN sebanyak 25% menjadi Rp 1.500, SOSS naik 25% menjadi Rp 675, SAPX naik 24,83% menjadi Rp 372, DATA melesat 24,54% menjadi Rp 2.360, UANG naik 24,53% menjadi Rp 660, dan LPCK menguat 24,51% menjadi Rp 635.

