Indointernet (EDGE) Kantongi Kredit Rp 5,5 Triliun dari BCA untuk Ekspansi Pusat Data dan Fiber Optic
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — PT Indointernet Tbk (EDGE), penyedia layanan infrastruktur digital terintegrasi, mengumumkan telah memperoleh fasilitas kredit senilai Rp 5,5 triliun dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Pembiayaan ini diberikan kepada Indointernet (Indonet) beserta anak usahanya, PT Ekagrata Data Gemilang (EDGE DC), yang bergerak di bidang layanan pusat data.
Direktur Indonet Donauly Situmorang menyatakan, fasilitas pembiayaan tersebut memperkuat komitmen grup dalam mendorong keberlanjutan dan ekspansi bisnis. Dana akan digunakan untuk ekspansi jaringan fiber optic di Jakarta dan sekitarnya, refinancing fasilitas kredit terdahulu, serta pembiayaan penyelesaian fase akhir pembangunan pusat data EDGE2. Selain itu, sebagian dana juga dialokasikan untuk modal kerja dan pengembangan bisnis pusat data.
Baca Juga
Saham Big Cap Terkena Profit Taking, IHSG Mendadak Anjlok Lebih dari 120 Poin
“Pembiayaan ini memperkuat struktur pendanaan Indonet dan EDGE DC, sekaligus meningkatkan kapasitas keuangan kami untuk mempercepat ekspansi pusat data dan jaringan serat optik di Indonesia,” ujar Donauly dalam keterangan resmi, Rabu (8/10/2025).
Direktur Korporasi BCA Rudy Susanto menegaskan dukungan penuh terhadap langkah ekspansi Indonet. Ia menilai pertumbuhan ekonomi digital Indonesia membuka peluang besar yang membutuhkan dukungan infrastruktur teknologi kuat. “Kami percaya Indonet dan EDGE DC memiliki kapabilitas mumpuni untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Melalui fasilitas ini, kami berharap dapat berkontribusi terhadap percepatan transformasi digital nasional,” jelas Rudy.
Mengacu pada laporan e-Conomy SEA 2024, nilai ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai US$ 360 miliar pada 2030, menjadikannya pasar digital terbesar di Asia Tenggara. Pertumbuhan ini mendorong peningkatan permintaan atas pusat data dan jaringan fiber optic yang andal di Indonesia.
Baca Juga
EDGE DC dan EdgeNext Luncurkan Layanan Edge Cloud di Indonesia
CEO EDGE DC Stephanus Oscar menambahkan, pusat data EDGE2 yang tengah disiapkan memiliki kapasitas hingga 23 megawatt (MW) IT load dan dirancang untuk memenuhi kebutuhan hyperscale dan enterprise. “Dengan fasilitas baru ini, EDGE DC memperkuat posisi sebagai market leader data center di pusat kota Jakarta, menghadirkan infrastruktur yang aman, efisien, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui dukungan pendanaan dari BCA, Indonet kian menegaskan posisinya sebagai pionir infrastruktur digital nasional. Perusahaan berkomitmen berinvestasi pada pusat data berstandar internasional dan jaringan konektivitas unggul guna menjawab meningkatnya kebutuhan korporasi dan institusi di era transformasi digital.

