Net Buy Rp 2,02 Triliun, Saham PANI dan Tiga Emiten Prajogo Ini Penyumbang Utama
JAKARTA, investortrust.id — Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 2,02 triliun, seiring dengan lompatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (6/10/2025), sebanyak 21,59 poin (0,27%) ke rekor penutupan tertinggi baru sepanjang masa 8.139.
Net buy terbesar disumbangkan saham PT Pantai Indah Kapuk Tbk (PANI) Rp 2,50 triliun didukung adanya crossing saham ini di pasar negosiasi dari pemodal domestic ke pemodal asing. Selanjutnya net buy melanda saham emiten yang dikendalikan Prajogo pangestu PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (PTRO) sebanyak 193,39 miliar, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) Rp 127,13 miliar, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 62,38 miliar. Sisanya PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) Rp 115,04 miliar.
Baca Juga
Tuntaskan Akuisisi HBS dan Hafar, Petrosea (PTRO) Optimistis EBITDA Terdongkrak hingga 21%
Sebaliknya lima saham dengan penjualan bersih (net sell) terbanyak, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 272,02 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 112,05 miliar, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Rp 98,47 miliar, PT MD Entertainment Tbk (FILM) Rp 93,85 miliar, dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 91,85 miliar.
Kenaikan indeks ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor property 2,36%, sektor infrastruktur 2,01%, sektor material dasar naik 1,18%, dan sektor energi 0,95%. Sisanya mengalami penurunan, seperti sektor konsumer primer, keuangan, transportasi, industry, dan konsumer non primer.
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham RMKO melesat sebanyak 34,72% menjadi Rp 260, PIPA naik 25% menjadi Rp 625, CBRE naik 24,88% menjadi Rp 1.255, AGII naik 24,80% menjadi Rp 1.560, JECC naik 24,75% menjadi Rp 1.260, dan PNGO naik 24,75% menjadi Rp 3.780.
ARA serupa juga melanda saham NIKL sebanyak 24,67% menjadi Rp 374, RMKE menguat 24,53% menjadi Rp 2.310, IDPR naik 24,50% menjadi Rp 620, TRIM naik 24,49% menjadi Rp 605, SSTM menguat 24,41% menjadi Rp 316, dan HERO menguat 24,35% menjadi Rp 715. ARA juga dicatatkan saham UANG naik 19,83% menjadi Rp 7.100 dan POLU naik 20% menjadi Rp 20.250. Meski tak ARA, ANJT menguat 22,69% menjadi Rp 2.650.
Baca Juga
Tembus 4,8 Juta Ons, Cadangan 'Ore' Merdeka Gold (EMAS) Jauh Lampaui Kompetitor di BEI
Pekan lalu, IHSG berhasil catatkan kenaikan sebanyak 18,96 poin (0,23%) menjadi 8.118,30. Kenaikan tersebut berimbas terhadap peningkatan kapitalisasi pasar (market cap) bursa menjadi Rp 15.079 triliun dengan rata-rata nilai transaksi harian Rp 25,02 triliun.
Di tengah penguatan tersebut, saham ASLI mencatatkan kenaikan paling tinggi dengan lonjakan 226% dari Rp 50 menjadi Rp163 per saham. Selain ASLI, saham KOKA mencatatkan penguatan besar sebesar 113,04% ke level Rp 392 dari Rp 184 pada pekan sebelumnya. Disusul ESTA dengan penguatan 110,39% menjadi Rp 162 dari Rp 77 per saham. Saham BEEF menguat 101,98% menjadi Rp 715 per saham, serta UANG melesat 98,16% ke level Rp 5.925.
Penyumbang utama kenaikan indeks pekan lalu datang dari sejumlah saham, yaitu saham BRMS dengan kenaikan 32,87%, saham BREN naik 5,82%, saham BRPT naik 4,34%, saham MLPT menguat 14,04%, saham FILM naik 26,03%, saham PANI menguat 13,66%, dan saham EMTK naik 14,07%.

