Asing Net Buy Saham Rp 2,29 Triliun, Penyumbang Utama Crossing Saham CASA
JAKARTA, investortrust.id — Investor asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 2,29 triliun di seluruh pasar, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (13/10/2025), turun sebanyak 30,66 poin (0,37%) menjadi 8.227.
Net buy terbesar disumbangkan crossing saham PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA) dari pemodal lokal ke asing bernilai Rp 2,85 triliun. Selanjutnya PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) catatkan net buy Rp 292,33 miliar, PT Energi Mega Perkasa Tbk (ENRG) Rp 86,41 miliar, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 79,11 miliar, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 76,94 miliar.
Baca Juga
Pengendali Resmi Keluar dari Saham Multi Makmur (PIPA), Morris Capital Kini Jadi Pengendali Baru
Sebaliknya lima saham dengan penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 265,23 miliar, PT Chandra Daya Investasi TbK (CDIA) Rp 253,12 miliar, PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) Rp 232,23 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 159,82 miliar, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 156,78 miliar.
Penurunan tersebut dipicu atas penurunan atas penurunan sejumlah sektor keuangan sebanyak 1,52%, sektor property 1,47%, sektor infrastruktur 1,47%, konsumer primer 0,94%, dan sektor industry 0,48%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor energi 1,51%, sektor material dasar 1,23%, dan sektor konsumer non primer sebanyak 0,94%.
Meski IHSG ditutup melemah, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham GZCO naik 25% menjadi Rp 270, MRAT naik 25% menjadi Rp 420, ASPI naik 24,83% menjadi Rp 905, PORT naik 24,77% menjadi Rp 1.335, SOSS naik 24,55% menjadi Rp 1.040, dan PSGO naik 24,55% menjadi Rp 274.
Baca Juga
Raup Dana Rp 459,43 Miliar, Chengdong Investment Lepas Miliaran Saham Bumi Resources (BUMI)
Meski tak ARA, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan harga yang pesat, seperti saham TRJA naik 27,74% menjadi Rp 198, ELPI naik 21,94% menjadi Rp 434, HALO naik 17,69% menjadi Rp 153, dan PTPS menguat 16,85% menjadi Rp 208.
IHSG akhir pekan lalu ditutup naik hingga cetak rekor tertinggi baru (all time high/ATH) dengan kenaikan sebanyak 6,92 poin (0,08%) menjadi 8.257. Rentang pergerakan 8.194-8.279 dengan nilai transaksi Rp 21,67 triliun. Kenaikan indeks ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi naik 1,63%, sektor material dasar menguat 1,64%, sektor infrastruktur 2,18%, sektor property 1,31%, sektor transportasi 3,04%, dan sektor industry 0,48%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor keuangan 1,26% akibat penurunan saham big bank dan sektor konsumer primer 0,28%.
Sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham AYLS naik 34,97% menjadi Rp 220, NTBK melesat sebanyak 34,55% menjadi Rp 148, ASPI naik sebanyak 25% menjadi Rp 725, GULA naik 25% menjadi RP 440, COCO naik 24,83% menjadi Rp 362, HOMI menguat 24,82% menjadi Rp 352, SMDM naik 24,84% menjadi Rp 1.005, dan FUJI naik 25% menjadi Rp 950.

