Aset Digital 'Booming', Morgan Stanley Sarankan Investor Sisihkan 2- 4% ke Kripto
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Raksasa keuangan global melalui Komite Investasi Global Morgan Stanley merekomendasikan alokasi investasi kripto sebesar 2%–4% untuk portofolio multi aset. Hal ini menandai pergeseran signifikan menuju adopsi kripto arus utama.
Langkah ini meningkatkan pengakuan institusional terhadap aset digital yang berpotensi memengaruhi dinamika pasar yang lebih luas dan meningkatkan volume perdagangan di sektor mata uang kripto.
Adapun, fokus utamanya adalah Bitcoin yang disebut-sebut sebagai emas digital dan kelangkaannya memberikan daya tarik aset yang nyata dan mendorong strategi alokasi yang fleksibel.
Melansir Coincu, Senin (6/10/2025) Global Investment Committee (GIC) mengelola penghematan klien sebesar US$ 2 triliun melalui jaringan penasihatnya, yang bertujuan untuk mengintegrasikan aset digital ke dalam opsi investasi arus utama. Rekomendasi penting ini menandai momen penting bagi penerimaan mata uang kripto di kalangan pelaku institusional. Respons pasar langsung meliputi lonjakan posisi dan aktivitas perdagangan Bitcoin. Data Glassnode mencatat harga tertinggi Bitcoin sepanjang masa di atas US$ 125.000, tepatnya US$ 125.725 atau setara Rp 2,08 miliar pada perdagangan Minggu (5/10/2025) waktu Asia menunjukkan peningkatan keterlibatan institusional.
Baca Juga
Dari sisi sentimen, lonjakan ke rekor tertinggi Bitcoin baru-baru ini didorong oleh kombinasi kuat antara arus masuk besar ke ETF Bitcoin yang menembus rekor mingguan US$ 3,2 miliar dan meningkatnya minat institusional. Banyak analis menyebut pergerakan ini sebagai bagian dari tren debasement trade, di mana investor global mencari aset lindung nilai terhadap pelemahan mata uang fiat dan kebijakan moneter yang ekspansif.
Lebih lanjut, komentar CEO Hunter Horsley di media sosial menekankan signifikansi laporan tersebut, yang menunjukkan bahwa dunia mata uang kripto sedang memasuki era baru pengakuan arus utama. Reaksi pasar positif, dipimpin oleh para pemimpin industri dan investor. Diskusi penting muncul di platform sosial, dengan tokoh-tokoh terkemuka memuji daya tarik institusional ini.
Rekomendasi ini bertujuan untuk menyederhanakan integrasi kripto, memengaruhi strategi dan portofolio keuangan yang luas yang dikelola oleh para penasihat global.
Rekomendasi Morgan Stanley mencerminkan tren yang berkembang di mana para pemain institusional besar mengadopsi Bitcoin sebagai "emas digital", menggemakan langkah serupa yang dilakukan oleh BlackRock dan Fidelity.

