E-Trade Morgan Stanley Pertimbangkan Layani Perdagangan Kripto Secara Langsung
JAKARTA, investortrust.id - Divisi E-Trade Morgan Stanley tengah mempertimbangkan untuk memperkenalkan layanan perdagangan mata uang kripto secara langsung, sebuah langkah yang menandakan pergeseran strategi perusahaan terhadap aset digital. Morgan Stanley merupakan perbankan raksasa skala global.
Penjelajahan ini dilakukan di tengah ekspektasi perubahan regulasi pro-kripto yang diantisipasi di bawah pemerintahan Donald Trump menyusul kemenangan pemilihannya baru-baru ini.
Saat ini, E-Trade menyediakan eksposur tidak langsung ke mata uang kripto melalui produk investasi, tetapi perdagangan langsung akan menjadi evolusi signifikan dalam penawarannya.
Secara historis, Morgan Stanley telah mendukung Bitcoin, terutama melalui promosi ETF mata uang kripto, yang telah diinvestasikan hampir US$ 300 juta pada bulan Oktober.
Baca Juga
Perbankan Raksasa Morgan Stanley Miliki Rp 2,93 Triliun di ETF BlackRock Bitcoin
Melansir Optimisus, Sabtu (4/1/2025) potensi E-Trade untuk menawarkan perdagangan langsung dapat meningkatkan keunggulan kompetitif Morgan Stanley di pasar aset digital, terutama karena sektor kripto mendapatkan daya tarik di antara investor ritel dan institusional.
Optimisme seputar kepresidenan Trump, yang diharapkan akan memprioritaskan regulasi yang lebih jelas untuk mata uang kripto, telah mendorong banyak perusahaan keuangan, termasuk Morgan Stanley, untuk mempersiapkan perubahan kebijakan potensial yang dapat mendorong inovasi dan mengurangi pembatasan.
Baca Juga
Raksasa Keuangan Morgan Stanley Mau Tawarkan ETF Bitcoin ke Klien Tajir
Namun, rencana E-Trade masih dalam tahap awal, tanpa jadwal atau rincian spesifik yang tersedia saat perusahaan menilai kelayakan perdagangan langsung sambil mengatasi tantangan infrastruktur dan kepatuhan.
Singkatnya, sementara Morgan Stanley sedang menjajaki kemungkinan perdagangan kripto langsung melalui E-Trade, keputusan akhir akan bergantung pada perkembangan regulasi dan evaluasi internal. Perusahaan secara strategis memposisikan dirinya untuk memanfaatkan peluang yang muncul dalam lanskap aset digital yang terus berkembang.

