Morgan Stanley Akan Jajaki Penawaran Kripto untuk Klien
JAKARTA, investortrust.id - Perusahaan jasa keuangan terkemuka dunia Morgan Stanley berencana untuk menambahkan aset kripto ke dalam platform perdagangannya E-Trade, sejalan dengan perubahan iklim regulasi.
CEO Morgan Stanley Ted Pick mengungkapkan, pihaknya tengah menjajaki penawaran kripto yang potensial untuk kliennya dan juga tengah berdiskusi dengan regulator keuangan di Amerika Serikat (AS).
“Bagi kami, persamaannya benar-benar berkisar pada apakah kami, sebagai lembaga keuangan yang sangat diatur, dapat bertindak sebagai pelaku transaksi,” ujarnya, dilansir dari Cointelegraph, Jumat (24/1/2025).
Baca Juga
E-Trade Morgan Stanley Pertimbangkan Layani Perdagangan Kripto Secara Langsung
“Kami akan bekerja sama dengan Departemen Keuangan dan regulator lain untuk mencari tahu bagaimana kami dapat menawarkannya dengan cara yang aman,” sambung Ted.
Morgan Stanley memperoleh eksposur ke pasar aset digital melalui dana yang diperdagangkan di bursa atau exchange traded fund (ETF) Bitcoin, dan mulai menyarankan perdagangan kripto kepada kliennya di tahun lalu.
Pada Januari 2024, Kepala Aset Digital Morgan Stanley Andrew Peel mengatakan, mata uang digital bank sentral atau central bank digital currency (CBDC) dan Bitcoin mengancam dolar AS.
Baca Juga
Perbankan Raksasa Morgan Stanley Miliki Rp 2,93 Triliun di ETF BlackRock Bitcoin
Peel mencirikan aset keuangan digital sebagai pergeseran paradigma yang berpotensi menghilangkan peran perantara dalam sistem penyelesaian global seperti protokol pengiriman pesan antar bank SWIFT.
Morgan Stanley memberi lampu hijau bagi penasihat keuangannya untuk mulai menawarkan ETF Bitcoin kepada klien pada bulan Agustus 2024, yang menandai tonggak sejarah bagi kripto.

