Tujuh Saham Disuspensi Hari Ini, Ada PGUN hingga VKTR
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspense) perdagangan enam saham mulai sesi I, Selasa (30/9/2025), seiring lompatan harga dalam beberapa pekan terakhir. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga pasar tetap teratur, wajar, dan efisien.
Enam saham tersebut terdiri atas saham PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ), PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), PT Bank Permata Tbk (BNLI), PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO), PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) beserta Waran Seri I (MEJA-W), PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE).
Baca Juga
KETR Bersiap Gelar RUPSLB Ekspansi Bisnis, Penguatan Harga Saham Berlanjut?
Suspensi tersebut berlaku hingga pengumuman lebih lanjut dari BEI. Otoritas bursa menegaskan, penghentian perdagangan ini dilakukan untuk memberikan waktu bagi pelaku pasar dalam mempertimbangkan keputusan investasinya secara lebih matang.
Berdasarkan data perdagangan saham BEI, saham PGUN telah melambung lebih dari 497% menjadi Rp 18.400 dalam sebulan terakhir, meskipun saham ini ditransaksikan di papan pemantauan khusus (PPK) dengan mekanis perdagangan full call auction (FCA). Sepanjang ytd, saham PGUN telah melesat lebih dari 42 kali lipat.
Saham MEJA dan MEJA-W telah melambung masing-masing lebih dari 138% dan 266% dalam sebulan terakhir menjadi Rp 162 dan Rp 77.
Baca Juga
Lompatan harga juga dicatatkan saham VKTR lebih dari 101% menjadi Rp 232, saham PICO melesat lebih dari 133% menjadi Rp 350, saham BNLI melesat lebih dari 93% menjadi Rp 5.950, dan saham SRAJ menguat lebih dari 37% menjadi Rp 10.625.
Selain itu, BEI juga membuka kembali (unsuspensi) perdagangan lima saham emiten ini mulai sesi I, Selasa (30/9/2025). Sedangkan dua saham akan dibuka dengan ditransaksikan di papan pemantauan khusus dengan mekanisme full call auction (FCA).
Kelima saham tersebut adalah PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) dan PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) yang ditransaksikan di PPK. Adapun tiga saham lainnya, PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC), PT Star Pacific Tbk (LPLI), dan PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) ditransaksikan di papan reguler.
Grafik saham

