BEI Suspensi 7 Saham Hari Ini, Ada PGUN hingga PIPA
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan sebanyak 7 saham mulai sesi I, Selasa (2/9/2025). Bagi beberapa saham, suspensi tersebut merupakan yang kedua kali dipicu atas lompatan harga dalam beberapa hari terakhir.
Tujuh saham tersebut terdiri atas saham PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC), PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO), PT Paramitra Bangun Sarana Tbk (PBSA), PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), PT Leyand International Tbk (LAPD), PT Sumber mas Konstruksi Tbk (SMKM), dan PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA).
Baca Juga
Meski Laba Terpangkas, Saham ADRO dan AADI Dipertahankan Beli dengan Target Harga Ini
Saham FLMC dihentikan sementar setelah terjadi kenaikan harga pesat sebanyak 230% menjadi Rp 195 per saham dalam sebulan terakhir. Saham MPRO melambung lebih adri 66% menjadi Rp 4.540 dalam sebulan terakhir.
Saham PGUN yang dikendalikan Haji Isam ini juga telah melambung lebih dari 170% menjadi Rp 3.850 dalam sebulan terakhir. Saham LAPD melesat lebih dari 114% menjadi Rp 118 dalam sebulan terakhir.
Baca Juga
BEI Unsuspensi Perdagangan Tiga Saham, MLPT dan HOPE Masuk PPK
Lompatan harga mengesankan juga dicatatkan saham PBSA lebih dari 127% menjadi Rp 895 dalam sebulan terakhir. Saham PIPA melesat lebih dari 143% menjadi Rp 173 dalam sebulan terakhir. Begitu juga dengan saham SMKM melambung lebih dari 106% menjadi Rp 155 dalam sebulan terakhir.
Secara bersamaan, BEI juga membuka kembali (unsuspensi) perdagangan saham PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE), dan PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI), hari ini. Saham MLPT dan HOPE akan dibuka kembali di papan pemantauan khusus (PPK) dengan mekanisme transaksi full call auction (FCA), menyusul suspense saham lebih dari satu hari perdagangan.
Grafik Saham

