Saham Hassana Boga (NAYZ) Disebut Menuju Rp 250
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ) berpotensi lanjutkan penguatan menuju Rp 250 usai berhasil catatkan penguatan menuju level tertinggi baru dalam 52 pekan terakhir. Berlanjutnya penguatan harga juga didukung berkibarnya saham-saham lapis tiga dalam beberapa pekan terakhir.
Berdasarkan data perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), saham NAYZ telah melambung lebih dari 314% menjadi Rp 170 dalam tiga bulan terakhir. Bahkan, saham NAYZ telah mengalami suspense sebanyak dua kali bulan ini hingga akhirnya ditransaksikan di PPK bursa.
Baca Juga
Seorang sumber dari pasar menyebutkan bahwa saham produsen bubur bayi ini telah menjadi incaran sejumlah investor besar yang membuat harga sahamnya mengalami lompatan dalam beberapa pekan terakhir.
“Aksi maraknya emiten berkapitalisasi pasar kecil diakuisisi juga menjadi sentimen positif terhadap pergerakan harga saham NAYZ,” ungkap sumber tersebut di Jakarta, pagi ini.
Baca Juga
Emas Tembus Rekor Tertinggi di Atas US$3.800, Dipicu Tiga Sentimen Ini
Peluang penguatan harga saham NAYZ juga didukung keluarnya saham ini dari papan pemantauan khususu (PPK) dengan mekanisme perdagangan full call auction (FCA) dalam waktu dekat. Saham ini telah menghuni PPK sejak 24 September setelah terkena suspensi perdagangan lebih dari satu hari transaksi.
Sedangkan berdasarkan laporan kinerja keuangan semester I-2025, NAYZ membukukan pendapatan senilai Rp 17,80 miliar. Perseroan juga membukukan rugi usaha Rp 1,13 triliun, dibandingkan periode sama tahun lalu dengan laba usaha Rp 1,51 miliar.

