Usai Harga Melesat, Saham PGUN dan HOPE Disuspensi BEI
JAKARTA, investortrust.id –Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspense) perdagangan saham PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) dan PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) mulai sesi I, Selasa (29/7/2025). Penghentian dipicu lompatan harga yang signifikan kedua saham tersebut dalam sebulan terakhir.
Berdasarkan data, saham PGUN telah melambung sebanyak 111,11% menjadi Rp 1.140 dalam sebulan terakhir. Lompatan harga saham PGUN kian kuat setelah dirilis kinerja keuangan dengan kenaikan signifikan laba bersih tahun berjalan 883,76% menjadi Rp 45,45 miliar pada semester I-2025, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 4,62 miliar.
Baca Juga
Wall Street Tunggu Keputusan The Fed, Investor Cenderung ‘Wait and See’
Rilis laporan kinerja keuangan PGUN di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (25/4/2025), menyebutkan bahwa peningkatan tersebut sejalan dengan kenaikan penjualan bersih perseroan dari Rp 139,17 miliar menjadi Rp 175,69 miliar. Sebaliknya beban pokok penjualan justru turun dari Rp 115,47 miliar menjadi Rp 108,63 miliar.
Peningkatan laba tersebut berdampak positif terhadap laba bersih per saham PGUN dari semula Rp 0,81 menjadi Rp 7,92 per saham. Sedangkan total aset perseroan relative stabil level Rp 2,63 triliun dan kewajiban turun menjadi Rp 794,74 miliar.
Baca Juga
Sementara itu, saham HOPE juga telah melesat sebanyak 86,67% menjadi Rp 112 dalam sebulan terakhir. Manajemen dalam penjelasan resminya sebelumnya mengungkap bahwa HOPE tidak memiliki informasi penting maupun fakta material yang dapat memengaruhi efek perseroan. Begitu juga dengan pemegang saham pengendali belum memiliki rencana terkait kepemilikan sahamnya hingga kini.
Grafik Saham PGUN dan HOPE

