IHSG Sesi I Turun 3 Poin, Saham JARR dan PGUN Lagi-lagi Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (24/9/2025), ditutup turun tipis 3,21 poin (0,04%) menjadi 8.121,99 dengan nilai transaksi Rp 15,26 triliun. Penurunan tersebut berbanding terbalik dengan pembukaan yang sempat catatkan level intraday tertinggi baru (all time high/ATH) 8.169.
Penurunan indeks dipicu atas pelemahan saham sektor infrastruktur 1,19%, sektor teknologi 0,46%, dan sektor kesehatan 0,72%. Sektor lainnya catatkan kenaikan dengan tertinggi dibukukan sektor industri 2,88%. Adapun saham PTRO, BRPT, JARR, dan PGUN menjadi penahan indeks dari penurunan lebih dalam.
Baca Juga
Dua Sekuritas Ini Pangkas Turun Target Harga BMRI, Sahamnya masih Layak Dilirik?
Meski IHSG turun tipis, sejumlah saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA) sebanyak 25% menjadi Rp 280, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) naik 25% menjadi Rp 4.250, PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) naik 24,68% menjadi Rp 2.880.
ARA juga melanda saham PT FKS Multi Agro Tbk (FISH) sebanyak 24,70% menjadi Rp 3.130, PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) naik 24,58% menjadi Rp 2.230, PT Pudjiadi Prestige Tbk (PUDP) naik 24,,60% menjadi Rp 466, dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) menguat 19,94% menjadi Rp 10,675. Meski tak ARA, saham PT Lenox Pasifik Investama Tbk (LPPS) cetak lonjakan harga 31,52% menjadi Rp 121.
Kemarin, IHSG ditutup melesat ke level tertinggi baru sepanjang masa setelah naik 85,16 poin (1,06%) menjadi 8.125,20. Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 5,54 triliun di seluruh pasar dengan penyumbang terbesar saham EMAS yang listing perdana di BEI hari ini menyumbang Rp 3,11 triliun dan NCKL menyumbang Rp 2,07 triliun. Transaksi tersebut dilakukan di pasar negosiasi melalui transaksi tutup sendiri atau crossing.
Baca Juga
Penguatan indeks kemarin ditopang kenaikan hampir seluruh sektor saham, kecuali saham sektor teknologi dengan penurunan tipis 0,05%. Sisanya naik pesat, seperti sektor material dasar 2,84%, sektor properti 2,20%, sektor konsumer non primer 2,12%, sektor energi 2,27%, sektor keuangan 0,73%, dan sektor konsumer primer 0,82%. Penguatan indeks hari ini juga didukung lompatan harga saham emiten Prajogo Pangestu, seperti PTRO, BRPT, BREN, dan TPIA.
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham berikut catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham EMAS melesat 25% menjadi Rp 3.600. Saham JARR sebanyak 22,79% menjadi Rp 3.340, SKBM naik sebanyak 25% menjadi Rp 675, SPMA naik 25% menjadi Rp 360, dan TEBE menguat 24,78% menjadi Rp 2.820. ARA juga melanda saham FISH sebanyak 24,88% menjadi Rp 2.510, RISE naik 24,74% menjadi Rp 1.790, GPSO naik 24,79% menjadi Rp 75, LPLI naik 24,27% menjadi Rp 640, PUDP naik 24,67% menjadi Rp 374, ITIC naik 24,87% menjadi Rp 482, dan PGUN naik 19,87% menjadi Rp 8.900.

