IHSG Kembali Terkoreksi 25,6 Poin, Tapi Saham GTRA dan JARR Malah ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (18/3/2024), ditutup berbalik turun 25,6 poin (0,35%) menjadi 7.302,45. Pergerakan indeks berada dalam rentang 7.300,94-7.358,55 dengan nilai transaksi Rp 8,75 triliun.
Pelemahan tersebut berbanding terbalik dengan penutupan sesi I dengan kenaikan sebanyak 10,11 poin (0,14%) menjadi 7.338,16. Penurunan tersebut melanjutkan koreksi IHSG akhir pekan lalu lebih dari 100 poin.
Baca Juga
Lanjutkan Penurunan, Saham Petrindo Jaya (CUAN) Kini Bertengger di Bawah Rp 5.000
Penurunan indeks dipengaruhi atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti saham sektor consumer primer 0,45%, sektor keuangan 0,21%, sektor transportasi 0,44%, sektor energi 0,30%, dan sektor infrastruktur 0,24%.
Sebaliknya penguatan melanda saham sektor teknologi 1,14%, sektor material dasar 0,68%, sektor consumer non primer 0,42%, sektor kesehatan 0,05%, dan sektor properti 0,02%.
Meski IHSG melemah sepanjang hari ini, beberapa saham tetap berhasil melesat dengan dua saham cetak auto reject atas (ARA) PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA) naik Rp 45 (34,88%) menjadi Rp 174 dan PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) menguat Rp 86 (24,71%) menjadi Rp 434.
Baca Juga
Polri Kerahkan 4.992 Personel Amankan Pengumuman Hasil Pemilu 2024
Kenaikan juga melanda saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) naik Rp 45 (31,03%) menjadi Rp 190, PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE) naik Rp 225 (22,96%) menjadi Rp 1.205, dan PT Communication Cable System Tbk (CCSI) menguat Rp 72 (17,65%) menjadi Rp 480.
Sebaliknya penurunan melanda saham PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI), PT Golden Flower Tbk (POLU), PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS), PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE), dan PT Petrindo Jaya Kreasi tbk (CUAN).

