PGUN dan JARR Jadi Emiten Kelapa Sawit dengan Market Cap Terbesar di BEI, Haji Isam makin Kaya!
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Dua perusahaan Haji Isam ini, PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) dan PT Jhonlin Agro Tbk (JARR), menjadi emiten sektor perkebunan kelapa sawit dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kedua perusahaan tersebut jauh meninggalkan market cap PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI).
Berdasarkan data, kapitalisasi pasar PGUN kini bertengger di level Rp 88,06 triliun dengan harga penutupan akhir pekan lalu Rp 15.350. Lompatan kapitalisasi pasar tersebut terjadi setelah saham PGUN melesat lebih dari 3.520% sepanjang 2025 berjalan atau year to date (ytd). PGUN juga tercatat sebagai emiten dengan kenaikan harga paling pesat sepanjang 2025 berjalan lebih dari 36 kali.
Baca Juga
Jhonlin Agro (JARR) Cetak Lompatan Laba 98,20%, Berikut Penopangnnya
PGUN merupakan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang dikendalikan secara tidak langsung oleh Haji Isam melalui PT Araya Agro Lestari menguasai 38,44% saham PGUN dan PT Citra Agro Raya menggenggam sebanyak 38,25% saham PGUN. Berdasarkan data BEI, Liana Saputri, putri sulung Haji Isam, merupakan pemilik manfaat terakhir saham PGUN.
Saham perkebunan sawit dengan market cap terbesar kedua adalah JARR bernilai Rp 39,22 triliun dengan mengacu harga penutupan akhir pekan lalu Rp 4.250. Market cap tersebut jauh meninggalkan AALI dengan nilai Rp 15,87 triliun dan PT SMART Tbk (SMAR) Rp 15,94 triliun.
Baca Juga
JARR merupakan perkebunan kelapa sawit dengan kenaikan harga pesat mencapai 1.150% sepanjang year to date 2025 atau lebih dari 12 kali. Bahkan, saham JARR telah terkena suspense berkali-kali akibat lompatan harga yang mengensakan tersebut. JARR merupakan perusahaan yang dikendalikan Syamsuddin Arsyad atau dikenal dengan nama Haji Isam melalui PT Eshan Agro dengan kepemilikan 86,64% saham.
Berkat lompatan harga saham PGUN dan JARR menjadikan total kekayaan yang dikuasai Haji Isam dari dua emiten ini telah lebih dari Rp 100 triliun. Angka tersebut dihitung berdasarkan besarnya saham PGUN dan JARR yang dikuasai dan dikendalikan oleh Haji Isam.
Grafik Saham PGUN dan JARR

