Net Buy Melonjak Rp 5,54 Triliun, Investor Asing Borong EMAS dan NCKL
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 5,54 triliun di seluruh pasar, seiring dengan lompatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (23/9/2025), ke level tertinggi baru sepanjang masa (all time high/ATH) dengan penguatan 85,16 poin (1,06%) menjadi 8.125,20.
Net buy terbesar disumbangkan dua saham emiten ini, yaitu PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) yang listing perdana di BEI hari ini menyumbang Rp 3,11 triliun dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) menyumbang Rp 2,07 triliun. Transaksi tersebut dilakukan di pasar negosiasi melalui transaksi tutup sendiri atau crossing. Net buy selanjutnya dikontribusikan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 258,18 miliar, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 248,83 miliar, dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 211,07 miliar.
Baca Juga
Sebaliknya penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda saham PT CARE Rp 214,68 miliar, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) Rp 157,56 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 95,41 miliar, PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) Rp 66,70 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).
Terkait penguatan IHSG hari ini ditopang kenaikan hampir seluruh sektor saham, kecuali saham sektor teknologi dengan penurunan tipis 0,05%. Sisanya naik pesat, seperti sektor material dasar 2,84%, sektor properti 2,20%, sektor konsumer non primer 2,12%, sektor energi 2,27%, sektor keuangan 0,73%, dan sektor konsumer primer 0,82%. Penguatan indeks hari ini juga didukung lompatan harga saham emiten Prajogo Pangestu, seperti PTRO, BRPT, BREN, dan TPIA.
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham berikut catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham pendatang baru PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) melesat 25% menjadi Rp 3.600. Penguatan juga melanda saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) sebanyak 22,79% menjadi Rp 3.340, PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) naik sebanyak 25% menjadi Rp 675, PT Suparma Tbk (SPMA) naik 25% menjadi Rp 360, dan PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) menguat 24,78% menjadi Rp 2.820.
Baca Juga
ARA juga melanda saham PT FKS Multi Agro Tbk (FISH) sebanyak 24,88% menjadi Rp 2.510, PT Jaya Sukses Makmur Sentosa TbK (RISE) naik 24,74% menjadi Rp 1.790, PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) naik 24,79% menjadi Rp 75, PT Star Pacific Tbk (LPLI) naik 24,27% menjadi Rp 640, PT Pudjiadi Prestige Tbk (PUDP) naik 24,67% menjadi Rp 374, PT Indonesian Tobacco Tbk (ITIC) naik 24,87% menjadi Rp 482, dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) naik 19,87% menjadi Rp 8.900.
IHSG kemarin ditutup turun 11,08 poin (0,14%) menjadi 8.040 dengan investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham di seluruh pasar senilai Rp 491,69 miliar. Net buy terbanyak melanda saham AMMN Rp 522,96 miliar, CDIA Rp 166,19 miliar, dan BUMI Rp 119,55 miliar. Penurunan indeks kemarin dipicu pelemahan sejumlah saham big cap.

