Telkom Grup (TLKM) Siapkan Peta Jalan Menuju NZE 2060
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menegaskan komitmennya mendukung target pemerintah mencapai net zero emission (NZE) pada 2060 dengan peta jalan transisi energi perseroan.
Vice President Sustainability Telkom, Gunawan Wasisto Ciptaning Andri menyampaikan, emisi karbon Telkom Group pada 2023 tercatat sebesar 2,05 juta ton CO2 untuk scope 1 dan scope 2, serta 300.000 ton CO2 ekuivalen untuk scope 3. Tahun 2023 ditetapkan sebagai base year penghitungan emisi.
Menurut dia, perseroan menargetkan penurunan emisi sebesar 20% pada 2030, dan berangsur di tahapan jangka menengah (mid-term) pada 2040, serta pencapaian NZE 2060 sebagai rencana jangka panjang (long-term).
“Telkom Group memiliki sekitar 60 anak usaha. Targetnya akan disederhanakan menjadi sekitar 20–22 perusahaan dalam 2 tahun mendatang. Langkah ini juga akan berdampak pada penurunan penggunaan energi di operasional,” kata Gunawan dalam acara Investortrust Green Energy Summit 2025, di Jakarta, Selasa (23/9/2025).
Untuk mencapai target tersebut, lanjut dia, Telkom menyiapkan enam inisiatif utama, yakni efisiensi energi dan modernisasi peralatan mulai implementasi smart building, green data center di Cikarang, serta kerja sama penyediaan energi bersih dengan Medco Power.
Lebih lanjut, skema elektrifikasi, seperti konversi kendaraan operasional berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik paling lambat 2040, serta penggantian genset berbasis BBM dengan listrik PLN atau baterai.
Ketiga, pemanfaatan energi terbarukan dan penyimpanan energi, seperti instalasi panel surya dan penggunaan baterai litium oleh anak usaha penyedia menara telekomunikasi.
Keempat, skema pembelian Renewable Energy Certificate (REC)/Power Purchase Agreement (PPA) yang bekerja sama dengan PLN, Pertamina, maupun penyedia energi lain untuk memastikan penggunaan energi terbarukan.
Kelima, skema carbon offset melalui solusi berbasis alam maupun partisipasi di bursa karbon. Keenam, kolaborasi dengan pemerintah untuk mendorong penyedia energi besar, seperti PLN dan Pertamina meningkatkan pasokan energi terbarukan.
Telkom juga menargetkan penggunaan panel surya lebih dari 12 megawatt peak (MWp) di 2040, serta pemanfaatan energi terbarukan minimal 45% di seluruh data center milik PT Telkom Data Ekosistem atau NeutraDC. “Intensitas penggunaan energi terbarukan di data center kami akan semakin ditingkatkan untuk mendukung target net zero emission pada 2060,” jelas Gunawan.

