Sahamnya Terbang 505%, Ternyata Investor Ini Negosiasi Akuisisi 80% Saham AMMS
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Radiant Ruby Company Ltd (Radiant) berencana mengakuisisi sebanyak 80% saham PT Mandara Mas Semesta Tbk (AMMS) yang dimiliki PT Mandara Mas Semesta dan Hartono Limmantoro. Aksi ini akan berdampak terhadap perobahan pengendali saham emiten tersebut.
Manajemen AMMS dalam pengumuman resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (22/9/2025) disebutkan bahwa Radiant menegaskan tidak terdapat rencana, kesepakatan, atau keputusan untuk bekerja sama dengan penjual saham AMMS guna mengendalikan AMMS. “Rencana akuisisi ini semata-mata ditujukan untuk mendukung pengembangan usaha Radiant di Indonesia,” tulisnya dalam penjelasan resmi tersebut.
Baca Juga
Saat IHSG Ditutup Turun Tipis 0,14%, Saham ARA Bertaburan Dipimpin SAFE hingga JARR
Negosiasi terkait akuisisi dan penyelesaiannya dilakukan langsung antara pihak Radiant sebagai calon pembeli dengan para penjual. Adapun materi negosiasi yang masih dalam pembahasan mencakup nilai final akuisisi serta waktu penyelesaian transaksi.
“Setelah akuisisi rampung, Radiant sebagai pengendali baru AMMS akan melaksanakan penawaran tender wajib sesuai dengan ketentuan dalam POJK No. 9/2018. Seluruh proses akuisisi maupun penawaran tender wajib akan dilakukan dengan tetap memperhatikan regulasi yang berlaku,” terangnya.
Terkait kinerja keuangan, saham emiten yang dicatatkan di papan akselerasi Bursa Efek Indonesia (BEI) ini membukukan penurunan pendapatan menjadi Rp 4,70 miliar pada semester I-2025, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 7,35 miliar. Sebaliknya laba bersih tahun berjalan naik dari Rp 643,94 juta menjadi Rp 677,78 juta.
Baca Juga
Menkeu Purbaya: Belum Saatnya Bentuk Badan Penerimaan Negara (BPN)
AMMS merupakan perusahaan penyedia jasa penunjang budidaya perikanan dan budidaya udang. PT Mandara Mas Semesta tercatat sebagai pemegang terbanyak setara dengan 77,5% saham AMMS dan Hartono Limmantoro sebagia pengendali dengan kepemilikan 1,67% saham AMMS. Sisanya dikuasai investor publik.
Seiring dengan keterbukaan informasi bakal diakuisisi, saham AMMS ditutup melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan kenaikan 10% menjadi Rp 242. Sedangkan penguatan saham sepanjang tahun 2025 berjalan atau ytd telah mencapai 505%.

