IHSG Berpotensi kembali Capai 8.000, Tiga Saham Dipimpin NCKL Direkomendasikan Beli
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (29/8/2025), diprediksi bergerak dalam rentang 7.802-8.000 dengan peluang terjadi aksi ambil untung. Tiga saham pilihan adalah FILM, MAPA, dan NCKL.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa seiring indeks berpotensi dilanda aksi ambil untung setelah mencapai rekor harian kemarin level 8.022. Namun trend indeks masih tetap terjagai, karena bertahan di atas support 7.800.
Baca Juga
Harga Emas Sentuh Level Tertinggi 5 Pekan, Ini Faktor Pendorongnya
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju bursa saham dunia, seperti penguatan bursa saham Wall Street semalah setelah Dow Jones berhasil melesat 0,16% ke level tertinggi baru. Begitu juga dengan indeks S&P500 ditutup melesat 0,32% dan Nasdaq menguat sebanyak 0,53%.
Di tengah peluang pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham NCKL dengan target harga RP 1.135-1.175, MAPA dengan target harga Rp 670-705, dan FILM dengan target harga Rp 3.520-3.770. Sebaliknya saham KLBF direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG ditutup menguat 15,91 poin (0,20%) menjadi 7.952, bahkan intraday sentuh level tertinggi baru sepanjang masa (all time high/ATH) 8.022. Pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 278,62 miliar, terbanyak WIFI Rp 195,25 miliar, BMRI Rp 125,57 miliar, dan AMMN Rp 110,95 miliar.
Baca Juga
Ekonomi AS Kuartal II-2025 Tumbuh 3,3%, Lebih Kuat dari Perkiraan
Penguatan indeks kemarin didukung penguatan saham dua big cap, PT DCI Indonesia Tbk (DCII) sebanyak 6,57% menjadi Rp 342.900 dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik 2,26% menjadi Rp 97.150. Penguatan tersebut juga ditopang kenaikan saham emiten lapis dua dan tiga.
Sejumlah saham yang berhasil catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham GZCO naik 34,53% menjadi Rp 187, ATLA melesat 34% menjadi Rp 67, BSBK menguat 33,80% menjadi Rp 95. Meski tak ARA, saham CPRO melesat 28,30% menjadi Rp 68 dan ADCP melesat 26% menjadi Rp 63.
Lompatan hingga ARA juga melanda saham KONI melesat 25% menjadi Rp 1.950, TEBE naik 25% menjadi Rp 1.750, OBMD naik 25% menjadi Rp 312, PSAB naik 25% menjadi Rp 550, KMTR naik 25% menjadi Rp 360, VOKS melesat 24,75% menjadi Rp 252, PGUN naik 24,75% menjadi Rp 2.470, JARR naik 24,72% menjadi Rp 1.665, dan KETR naik 24,39% menjadi Rp 510.

