IHSG Berpotensi Pullback Hari Ini , Tiga Saham Dipimpin WIFI Direkomendasikan Beli
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (11/11/2025), berpotensi pullback dengan rentang pergerakan 8.350-8.478. Tiga saham pilihan TOWR, WIFI, dan MDKA.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa IHSG berpotensi mengalami pullback dengan area support di 8.350 dan resistance di 8.478. Pasar akan mencermati rilis data penjualan ritel Indonesia untuk September 2025. Pergerakan ini terjadi setelah indeks berbalik melemah akibat aksi ambil untung saham-saham big cap.
Baca Juga
GOTO Siap Gelar RUPSLB, Agenda Tak Terkait Aksi Korporasi Apa pun
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju bursa saham Wall Street yang ditutup menguat, seperti Dow Jones naik 0,81%. Penguatan pesat juga melanda indeks S&P500 1,54% dan Nasdaq naik 2,27%.
Di tengah peluang pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham TOWR dengan target harga Rp 585-615, WIFI dengan target harga Rp 3.730-3.950, dan MDKA dengan target harga Rp 2.580-2.700.
Kemarin, IHSG ditutup berbalik melemah tipis sebanyak 3,35 poin (0,04%) menjadi 8.391,24, meski demikian pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 415,82 miliar. Net buy terbanyak melanda saham BREN senilai Rp 310,50 miliar, MORA Rp 297,89 miliar, dan DEWA Rp 92,48 miliar.
Baca Juga
Pelemahan tersebut berbanding terbalik dengan mayoritas sektor saham yang justru menguat, seperti sektor industri naik 3%, sektor material dasar menguat 1,19%, sektor properti naik 2,55%, sektor teknologi menguat 3,87%, dan sektor infrastruktur menguat 1,29%. Sebaliknya penurunan hanya melanda saham sektor kesehatan 0,74%.
Meski indeks melemah tipis, enam saham berikut justru catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham URBN menguat 34,78% menjadi Rp 186, BLUE naik 25% menjadi Rp 3.250, INET melesat 25% menjadi Rp 400, UANG naik 24,88% menjadi Rp 2.710, GLVA menguat 24,86% menjadi Rp 462, dan PJHB menguat 24,27% menjadi Rp 640.

