Harga Emas Sentuh Level Tertinggi 5 Pekan, Ini Faktor Pendorongnya
Poin Penting
- Harga emas spot naik 0,6% ke US$3.416,14/ons, tertinggi sejak 23 Juli.
- Dolar indeks melemah 0,5%, membuat emas lebih menarik bagi investor global.
- Pasar memperkirakan 87% peluang pemangkasan suku bunga Fed pada September.
- Perak ikut menguat 1,2% ke US$39,09/ons, tertinggi sejak 25 Juli.
NEW YORK, investortrust.id - Harga emas kembali bersinar di tengah gejolak politik dan ekonomi. Pada Kamis (28/8/2025), harga emas spot naik 0,6% menjadi US$3.416,14 per ons, level tertinggi dalam lima minggu terakhir. Kontrak berjangka emas Desember juga ditutup di US$3.466,10.
Baca Juga
Harga Emas Goyah, Pasar Antisipasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed
Kenaikan emas didorong pelemahan indeks dolar yang turun 0,5%, serta meningkatnya arus dana ke aset safe haven seiring memanasnya perdebatan soal independensi Federal Reserve. “Trump menekan The Fed agar memangkas suku bunga lebih cepat, dan pasar mulai cemas FOMC bisa terpengaruh,” kata Tai Wong, trader logam independen, seperti dikutip CNBC.
Pasar berjangka saat ini menilai kemungkinan lebih dari 87% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga seperempat poin pada pertemuan September. Situasi ini makin memperkuat prospek emas, aset yang tidak menghasilkan imbal hasil namun justru unggul di era suku bunga rendah.
Perseteruan politik juga mempertebal ketidakpastian. Gubernur The Fed Lisa Cook resmi menggugat Trump terkait pemecatan dirinya, langkah hukum yang berpotensi menguji ulang tradisi independensi bank sentral AS.
Baca Juga
“Dalam jangka pendek, ini bullish untuk emas. Saya melihat harga bisa mencapai sekitar US$3.700 akhir tahun,” ujar Daniel Pavilonis, Senior Market Strategist di RJO Futures.
Sementara itu, harga perak spot naik 1,2% menjadi US$39,09 per ons, level tertinggi sejak 25 Juli.
“Perak memiliki kinerja luar biasa di kuartal ini, tetapi momentumnya melambat pada Agustus dan kini menunggu pemicu. Beberapa pihak berpikir perak akan melesat seperti kijang di atas US$40. Itu mungkin bertepatan dengan emas yang mencetak rekor baru,” ujar Wong.

