Reliance Sekuritas Jagokan 4 Saham, Ada PSAB hingga INDF
JAKARTA, investortrust.id— Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (17/10/2025), diprediksi lanjutkan penguatan dengan rentang pergerakan 8.065- 8.170. Empat saham pilihan dengan rekomendasi beli adalah PSAB, BRIS, AALI, dan INDF.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk white spinning top, berhasil menembus MA20 dan mendekati MA5, indikator Stochastic golden cross. “Dengan demikian, IHSG diprediksi lanjutkan penguatan dengan saham pilihan PSAB, BRIS, AALI, dan INDF,” tulinya.
Baca Juga
Begini Prospek saham Ritel di Tengah Daya Beli Belum Pulih, MIDI dan MAPA Pilihan Teratas
Laju IHSG juga dipengaruhi pelemahan indeks utama bursa AS dipicu sentimen negatif datang dari semakin memanasnya konflik perang dagang antara AS dan juga China. Sedangkan pada pagi ini (saat laporan ini dibuat), bursa utama Asia dibuka bervariasi, yaitu indeks Nikkei 225 melemah -0.37% dan Indeks Kospi menguat +0.68%.
Terkait saham pilihan, Reliance Sekuritas merekomendasikan beli saham PSAB dengan target harga Rp 710, BRIS dengan target harga Rp 2.880, AALI dengan target harga Rp 9.050, dan INDF dengan target harga Rp 7.950.
Kemarin, IHSG ditutu melesat 73,58 poin (0,91%) menjadi 8.124, meski demikian pemodal asing kembali mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 620,90 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBCA Rp 248,29 miliar, RAJA Rp 167,29 miliar, dan CDIA Rp 132,54 miliar.
Baca Juga
Gebang Block Jadi Sumber Pertumbuhan Baru, Begini Dampaknya bagi Saham Energi Mega (ENRG)
Kenaikan tersebut ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti sektor konsumer primer 1,94%, sektor material dasar 1,20%, sektor konsumer non primer 1,45%, sektor industry 1,03%, sektor kesehatan 3,25%, sektor property 1,48%, sektor transportasi 2,10%, dan sektor energi 0,72%. Pelemahan hanya melanda saham sektor teknologi 1,17% dan infrastruktur 0,16%.
Di tengah kenaikan pesat tersebut, sejumlah saham catatkan kenaikan pesat hingga auto reject atas (ARA), seperti saham KICI melesat 34,34% menjadi Rp 266, TRUK naik 25% menjadi Rp 300, CBRE naik 24,81% menjadi Rp 1.660, MBTO menguat sebanyak 24,63% menjadi Rp 334, PURI naik 24,55% menjadi Rp 274, COCO naik 24,39% menjadi Rp 306, NIKL naik 24,55% menjadi Rp 416, BLUE naik 24,85% menjadi Rp 1.055, dan GZCO menguat 24,68% menjadi Rp 394.

