Pasar Kripto Bangkit di Kuartal II 2025, Kapitalisasi Tembus US$ 3,5 Triliun Didominasi Bitcoin
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Setelah awal tahun yang penuh tekanan, pasar aset kripto menunjukkan pemulihan kuat di kuartal kedua tahun ini. Menurut laporan CoinGecko, dilansir Jumat (18/7/2025), total kapitalisasi pasar kripto global melonjak 24% menjadi US$ 3,5 triliun per akhir Juni 2025, mendekati level tertinggi tahun ini. Namun di balik kebangkitan tersebut, terjadi perubahan fundamental dalam pola perdagangan dan preferensi dari investor.
Bitcoin (BTC) kembali menembus level psikologis US$ 100.000 dan mencetak rekor tertinggi baru sepanjang masa atau all time high (ATH), memperbesar dominasinya terhadap total pasar kripto menjadi 62,1%. Dominasi ini naik 3 poin persentase dibanding kuartal sebelumnya, seiring aliran dana yang terus mengalir ke BTC di tengah melemahnya performa alternative coin (altcoin).
Sementara Ethereum (ETH) mencatatkan lonjakan harga dari US$ 1.805 ke US$ 2.488 atau naik 36,4%, namun masih berada di bawah harga pembuka tahun 2025 sebesar US$ 3.337. Meski begitu, ETH menjadi satu-satunya altcoin utama yang mengalami peningkatan dominasi pasar, naik menjadi 8,8%.
Baca Juga
Tok! DPR AS Loloskan RUU Kripto, 'Crypto Week' Ditutup Ceria hingga Pasar Kripto Kompak Menguat
Momen penting lainnya di kuartal ini adalah IPO Circle, perusahaan di balik stablecoin USDC, di bursa New York Stock Exchange (NYSE). IPO tersebut mengalami kelebihan permintaan lebih dari 25 kali lipat dan harga sahamnya melonjak hingga US$ 298,99, naik 864,5% dari harga IPO awal US$ 31 per saham.
Keberhasilan ini memicu antusiasme bagi sejumlah perusahaan kripto lainnya yang tengah mempertimbangkan IPO, seperti Kraken, Gemini, dan Grayscale.
Menariknya, meskipun kapitalisasi pasar naik, volume perdagangan spot di bursa terpusat (CEX) justru anjlok 27,7% secara kuartalan (QoQ) menjadi US$ 3,9 triliun. Binance masih memimpin pasar dengan pangsa 37-39%, namun volume perdagangannya turun drastis di bulan April dan Juni.
Baca Juga
Government Finalizes New Crypto Tax Rules for 2026, Industry Seeks More Proportional Regulation
Sementara itu, bursa terdesentralisasi (DEX) mencatat pertumbuhan signifikan. Volume perdagangan spot di DEX naik 25,3% menjadi US$ 876,3 miliar, angka tertinggi sepanjang masa jika dibandingkan dengan volume di CEX. Pangsa pasar spot DEX terhadap CEX (rasio DEX:CEX) juga melonjak ke rekor baru 0,23.
PancakeSwap mencatat kenaikan tertinggi, tumbuh lebih dari 500% menjadi US$ 392,6 miliar, didorong oleh integrasi Binance Alpha yang mengalihkan order perdagangan melalui PancakeSwap.
Pasar derivatif juga mengalami transformasi. Volume perdagangan perpetual (perp) di DEX mencapai rekor baru US$ 898 miliar. Hyperliquid memimpin dengan dominasi pasar 72,7%, mencatatkan volume US$ 653,2 miliar sepanjang kuartal.
Sebaliknya, dYdX yang sebelumnya memimpin sektor perp DEX, terus mengalami penurunan. Volume bulanannya di kuartal II hanya separuh dari yang tercatat pada Januari 2025.

