Trump Diprediksi Umumkan Cadangan Bitcoin di KTT Kripto Hari Ini, Kapitalisasi Pasar BTC Bisa Bertambah Rp 7.511 Triliun
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tengah mempersiapkan diri untuk menyelenggarakan KTT Kripto atau Crypto Summit di Gedung Putih pertama pada Jumat (7/3/2025) hari ini waktu AS. Trump, yang memiliki banyak hubungan dengan industri kripto untuk pertama kalinya akan menjadi tuan rumah bagi para pelaku utama sektor tersebut.
Industri kripto telah menikmati momentum baru setelah ia kembali ke Gedung Putih pada bulan November 2024 yang membuat banyak koin kripto mencetak harga tertinggi barunya sepanjang masa atau all time high (ATH), salah satunya terjadi pada koin dengan nilai kapitalisasi pasar (market cap) terbesar yakni Bitcoin (BTC) yang mencapai US$ 109.000-an menjelang pelantikan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat ke-47.
Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengatakan, Trump bakal mengumumkan Cadangan Strategis Bitcoin saat KTT Kripto. Ia mengungkapkan, cadangan strategis Bitcoin merupakan sesuatu yang diminati Presiden. “Dia berbicara tentang itu semua selama masa kampanye, dan saya pikir Anda akan melihatnya dieksekusi pada hari Jumat,” katanya dilansir dari The Pavlovic Today, Jumat (7/3/2025).
Seperti diketahui, Trump telah mengumumkan rencana untuk membentuk cadangan strategis yang mencakup Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), XRP, Solana (SOL), dan Cardano (ADA).
Gedung Putih bakal menggelar KTT Kripto yang dipimpin AI dan Crypto Czar, David Sacks. KTT ini diharapkan dapat berfungsi sebagai forum utama untuk membentuk regulasi kripto di masa depan. Beberapa nama besar di industri kripto telah menerima undangan, sebut saja Michael Saylor dari Strategy, Kyle Samani dari Multicoin Capital, Matt Huang dari Paradigma, CEO exchange Robinhood Vlad Tenev, serta CEO dari exchange lain seperti Coinbase Brian Armstrong, dan Kraken Arjun Sethi.
Para pemimpin di industri kripto ini akan dipertemukan dengan berbagai pembuat kebijakan seperti Sekretaris Keuangan Scott Bessent, Sekretaris Perdagangan Howard Lutnick, Jaksa Agung Pam Bondi, dan Ketua Securities and Exchange Commission (SEC) dan The Commodity Futures Trading Commission (CFTC).
Kapitalisasi Pasar
Sementara itu, pembuatan cadangan mata uang kripto strategis di Amerika Serikat (AS) dapat meningkatkan kapitalisasi pasar (market cap) Bitcoin sekitar 25% atau sekitar US$ 460 miliar atau setara Rp 7.511 triliun (kurs Rp 16.329 per dolar AS).
Rencana Presiden AS Donald Trump untuk persediaan kripto nasional, bersama dengan proposal serupa di puluhan negara bagian AS, dapat memicu aksi beli miliaran dolar dengan efek pengganda 20x pada harga Bitcoin.
“Karena pasokan Bitcoin yang likuid sangat kecil, maka arus masuk yang lebih besar menyebabkan guncangan harga naik,” kata Katalin Tischhauser, kepala penelitian Sygnum, kepada Cointelegraph dilansir Jumat (7/3/2025).
Tischhauser menambahkan bahwa pembelian Bitcoin oleh pemerintah federal atau negara bagian kemungkinan akan memicu gelombang alokasi lain dari investor institusional juga, belum lagi pemerintah negara lain. Aliran modal institusional sudah memberikan "efek pengganda" pada harga spot BTC, dengan setiap aliran masuk bersih senilai US$ 1 miliar ke dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) spot mendorong pergerakan harga sekitar 3%-6%, kata Sygnum dalam laporan Crypto Market Outlook 2025.
Pada tanggal 2 Maret, Trump mengonfirmasi komitmennya untuk membuat cadangan kripto AS yang berisi Bitcoin, serta altcoin seperti Ethereum (ETH), Solana (SOL), dan lainnya.
Pasar kripto melonjak menyusul pengumuman Trump, tetapi kehilangan keuntungan tersebut di akhir minggu karena kegelisahan ekonomi makro dan perang dagang yang membayangi menjadi pusat perhatian.
Trump telah mendukung gagasan kumpulan kripto nasional sejak Juli 2024, ketika Senator AS Cynthia Lummis mengajukan Undang-Undang BITCOIN, yang mengusulkan cadangan AS khusus untuk Bitcoin. Lebih dari separuh negara bagian AS telah mengajukan proposal untuk membuat cadangan serupa di tingkat negara bagian.
RUU cadangan Bitcoin negara bagian. Sumber: VanEck
Namun kemajuannya tidak merata. Lima negara bagian telah menolak rencana cadangan kripto, kata Tischhauser. Sementara itu, membuat cadangan kripto federal mungkin memerlukan persetujuan Kongres, sebuah proses yang panjang dan tidak pasti. “Segala kejutan positif akan menjadi bullish untuk harga Bitcoin,” kata Tischhauser.
Gedung Putih bermaksud untuk mengungkapkan lebih banyak detail tentang rencana tersebut selama pertemuan puncak kripto 7 Maret, menurut Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick.
Ia menyarankan bahwa Bitcoin akan memiliki status khusus dalam cadangan kripto AS, yang akan mencakup ETH, Solana, XRP, dan Cardano (ADA).
"Tingkat dukungan yang datang dari pemerintah itu pasti optimis, tetapi menyebutnya sebagai cadangan strategis telah menciptakan banyak kebingungan. Dengan dimasukkannya token lainnya, saya pikir kita berbicara tentang usulan investasi langsung oleh pemerintah AS dalam industri ini," kata Tischhauser.

