Transaksi Saham CDIA dan COIN Dibuka Lagi, Bakal Lanjutkan ARA?
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan saham pendatang baru ini, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) dan PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN), mulai sesi I, Jumat (18/7/2025). Unsupensi juga dilakukan terhadap saham PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI).
Kemarin, BEI menyuspensi perdagangan saham CDIA dan COIN secara bersamaan dipicu atas lonjakan harga tiga saham tersebut. Bahkan, saham CDIA dan COIN yang listing di BEI sejak 9 Juli tersebut torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA) dalam enam hari secara beruntun. Sebaliknya suspensi saham CSMI dipicu atas penurunan dalam secara beruntun lebih dari 63% dalam sebulan terakhir.
Baca Juga
Begini Target Baru Saham Darma Henwa (DEWA) di Tengah Potensi Berlanjutnya Lonjakan Laba
Data perdagangan saham BEI mengungkap, CDIA, emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu, mencatatkan kenaikan harga saham sebanyak 310,52% dari harga IPO Rp 190 menjadi Rp 780. Lompatan tersebut menjadikan kapitalisasi pasar (market cap) saham ini melambung dari Rp 23,71 triliun menjadi Rp 97,36 triliun.
CDIA sebelumnya menuntaskan IPO saham dengan melepas sebanyak 10% saham atau sebanyak 12,28 miliar dengan perolehan dana berkisar Rp 2,3 triliun. CDIA merupakan perusahaan holding investasi infrastruktur, bagian dari PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), yang memiliki sejumlah anak usaha memiliki empat pilar bisnis, yaitu pilar bisnis energi, pilar logistic, pilar kepelabuhan dan penyimpanan, dan pilar energi melalui perusahaan asosiasi.
Baca Juga
Tender Wajib Tuntas, Haji Isam Pertebal Genggaman di Dana Brata (TEBE)
Lompatan serupa hingga ARA beruntun juga dibukukan saham COIN dengan kenaikan 374% dari Rp 100 menjadi Rp 474. Kenaikan tersebut menjadikan market cap emiten perdagangan aset investasi kripto ini melambung dari Rp 1,47 triliun menjadi Rp 6,97 triliun. Lompatan harga COIN sejalan dengan tren positif pada pasar aset kripto.
Bitcoin sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar kembali berhasil mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa. Pada Senin (14/7/2025), Bitcoin untuk pertama kalinya berhasil menyentuh level US$ 122.838 per BTC. Antusiasme pasar terhadap hal ini terlihat dari meningkatnya volume perdagangan harian spot kripto di CFX yang sempat menyentuh Rp 3 triliun di akhir pekan lalu dari rata-rata harian di kisaran Rp 1 triliun sepanjang bulan Juli ini.

