Dirut Agus Ungkap Alasan Sempat Beredarnya Isu Pembatalan IPO Saham Prima Multi (PMUI), Ada Kaitan dengan Investor Strategis
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 10 Juli 2025, setelah sukses menggelar penawaran umum perdana saham (IPO) sesuai jadwal.
Direktur Utama PMUI, Agus Susanto, menepis isu pembatalan IPO yang sempat beredar. Ia menjelaskan bahwa penundaan sebelumnya hanya disebabkan kekurangan persyaratan teknis, yang kini telah dipenuhi berkat kerja sama erat dengan PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) sebagai penjamin pelaksana emisi efek (underwriter).
Baca Juga
Saham Prima Multi (PMUI) Resmi Masuk BEI, Harga Langsung Terjun ARB
“Makanya kami kerja sampai malam demi mengejar perizinan. Itu hanya masalah teknis dan sekarang sudah selesai. Semuanya aman,” ungkap Agus.
Agus juga membantah kabar bahwa manajemen PMUI membantu KISI dalam mencari investor. Menurutnya, perseroan telah memperoleh investor strategis yang menyerap saham IPO secara independen. “Kami cari investor sendiri dan itu sudah beres. KISI tidak menyerap saham kami, dan tidak ada kewajiban seperti itu,” tegasnya.
PMUI memastikan free float sudah sesuai aturan Bursa, yaitu minimal 7,5%. Berdasarkan data RTI, saham publik PMUI tercatat mencapai 20%. Namun, identitas investor strategis tetap dirahasiakan karena terikat klausul kerahasiaan.
Baca Juga
Hermanto Tanoko Bersiap Bawa IPO Saham dengan Sektor Kimia Bahan Bangunan
Agus juga menekankan bahwa hubungan antara PMUI dan KISI tetap harmonis. Tidak ada wanprestasi dari pihak sekuritas. “KISI sangat suportif, kami juga kerja sama dengan semua pihak untuk mensukseskan IPO ini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa investor strategis yang masuk bukan berasal dari pihak terafiliasi, sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (POJK). “Saya ini pengusaha kecil dari Cirebon, bukan cari popularitas. Fokus saya adalah mengembangkan bisnis lewat IPO saham ini,” tutup Agus.

