IHSG Sesi I Anjlok 0,91% Terpapar Sejumlah Saham Emiten Prajogo
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (2/7/2025), ditutup terjerembab sebanyak 62,65 poin (0,91%) menjadi 6.852. Penurunan dipicu atas kejatuhan sejumlah saham big cap yang didominasi saham emiten Prajogo Pangestu, seperti CUAN, BREN, BRPT, dan TPIA.
Penyeret utama indeks datang dari pelemahan saham sektor material dasar 1,86%, sektor energi 1,29%, sektor teknologi 1,77%, sektor konsumer non primer 0,47%, sektor property 0,80%, dan sektor keuangan 0,50%. Kenaikan melanda saham sektor konsumer primer, kesehatan, dan transportasi.
Baca Juga
Target Produksi Pama Meleset, Proyeksi Laba dan Saham United Tractors (UNTR) Dipangkas
Meski IHSG ditutup anjlok, kelima saham berikut justru perkasa dengan kenaikan saham PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) sebanyak 34,01% menjadi Rp 264, PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) menguat 28,38% menjadi Rp 190, PT Mitra Packt Tbk (PTMP) melesat 25,81% menjadi Rp 117, PT Chitose Internasional Tbk (CINT) melesat 25,32% menjadi Rp 193, dan PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) naik 14,55% menjadi Rp 126.
Sebaliknya penurunan paling pesat melanda saham NICK sebanyak 9,44% menjadi Rp 1.295, NOBU anjlok 8,97% menjadi Rp 710, PNSE melemah 6,70% menjadi Rp 905, CSMI melemah 6,67% menjadi Rp 1.680, dan LEAD turun 6,33% menjadi Rp 74.
Kemarin, IHSG ditutup tipis sebanyak 12,32 poin (0,18%) menjadi 6.915 dengan penjualan bersih saham oleh pemodal asing mencapai Rp 695,75 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBRI Rp 200,17 miliar, ANTM Rp 98,38 miliar, dan BBCA Rp 76,77 miliar.
Baca Juga
LPLI Kantongi Rp 426 Miliar Usai Jual Saham NOBU ke Hanwha Life
Pelemahan kemarin dipicu atas penurunan saham perbankan. Sektor dengan penurunan paling dalam melanda mayoritas sektor saham, seperti keuangan 0,78%, sektor industry 0,63%, sektor konsumer non primer 0,50%, sektor energi 0,38%, dan sektor property 0,41%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor konsumer primer, sektor material dasar, sektor teknologi.
Meski IHSG turun, sejumlah saham berikut torehkan penguatan harga, yaitu saham PT Sanuhasta Mitra Tbk (MINA) naik 34,15% menjadi Rp 110, PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) naik 32,21% menjadi Rp 197, PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) naik 19,39% menjadi Rp 141, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) naik 12,50% menjadi Rp 630, dan PT Bukit Uluwati Villa Tbk (BUVA) naik 12,33% menjadi Rp 82.

