Saham Master Print (PTMR) Melesat hingga Disuspensi, Ternyata Ada Informasi Penting
JAKARTA, investortrust.id – Deep Source Pte Ltd, perusahaan yang terdaftar di Singapura, tertarik mengakuisisi sebanyak 1,47 miliar unit atau 77,19% saham PT Master Print Tbk (PTMR). Negosiasi akuisisi dengan pemegang saham PTMR tengah berlangsung hingga kini.
Deep Source dalam pengumuman resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (24/6/2025), bahwa akuisisi tersebut bertujuan untuk pengembangan bisnis dan perluasan jaringan usaha ke Indonesia.
Baca Juga
Master Print Patok Harga IPO Rp 128 per Saham, Berpotensi Raup Dana Rp 55,68 Miliar
Deep Source akan membeli seluruh saham PTMR yang dikuasai PT Mitra Pack Tbk (PTMP) dan Ardi Kusuma. Berdasarkan data registrasi pemegang saham, Mitra Pack menggenggam sebanyak 76,42% saham PTMR dan Ardi Kusuma bertindak sebagai pengendali dengan kepemilikan 0,77% saham.
Sebelum penguman rencana akuisisi tersebut, saham PTMR ternyata telah melesat lebih dari 117% menjadi Rp 300 dalam sebulan terakhir. Bahkan, perdagangan saham PTMR terkena penghentian sementara (suspensi) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini.
Baca Juga
IHSG Anjlok 50 Poin, Sebaliknya SSTM, PTMR, dan AGAR Terbang hingga ARA
Hingga kuartal I-2025, PTMR berhasil mencatatkan kenaikan pesat penjualan bersih dari Rp 26,79 miliar menjadi Rp 3650 miliar. Sebaliknya laba operasional turun dari Rp 3,39 miliar menjadi Rp 2,74 miliar.
PTMR juga mencatatkan penurunan laba bersih tahun berjalan dari Rp 2,29 miliar menjadi Rp 1,67 miliar. Sedangkan laba per saham dasar perseroan turun dari Rp 252,57 menjadi Rp 4,54 per saham.

