IHSG Anjlok 50 Poin, Sebaliknya SSTM, PMTR, dan AGAR Terbang hingga ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (19/6/2025), ditutup melemah sebanyak 61,5 poin (0,88%) menjadi 6.907. Rentang pergerakan 6.873-6.970 dengan nilai transaksi Rp 21,44 triliun.
Pelemahan dipicu atas kejatuhan mayorita sektor saham, seperti sektor material dasar 1,82%, sektor property 1,26%, sektor infrastruktur 1,29%, sektor keuangan 0,57%, dan sektor energi 0,95%. Satu-satunya sektor saham yang berhasil nail adalah transportasi dan logistic 1,57%.
Baca Juga
Di tengah penurunan tajam IHSG, tiga saham ini catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA) PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) sebanyak 34,12% menjadi Rp 228, PT Master Print Tbk (PTMR) naik 34,08% menjadi Rp 240 dan PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) naik 24,77% menjadi Rp 272.
Kenaikan pesat juga melanda saham PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) naik 22,03% menjadi Rp 72 dan PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) naik 22,52% menjadi Rp 136.
Sebaliknya pelemahan dalam melanda saham MBSS sebanyak 15% menjadi Rp 1,700, IOTF sebanyak 14,52% menjadi Rp 147, OBAT sebanyak 14,93% menjadi Rp 376, FILM turun 14,11% menjadi Rp 2.070, dan JATI turun 12,99% menjadi Rp 134.
Kemarin, IHSG ditutup tersungkur sebanyak 139,15 poin (1,96%) ke level terendah baru dalam sebulan terakhir menjadi 6.968. Pemodal asing juga membukukan penjualan bersih (net sell) jumbo mencapai Rp 1,25 triliun terbanyak melanda saham BMRI, ANTM, dan BBRI.
Baca Juga
Kemendag Ungkap 3 Jurus Jitu Selamatkan Ekonomi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik
Penurunan sejalan dengan koreksi seluruh sektor saham, seperti material dasar 3,76%, sektor energy 1,78%, sektor teknologi 2%, sektor tranportasi 3,86%, dan sektor keuangan 1,61%. Penurunan makin dalam setelah sejumlah saham big cap melemah tajam.
Meski IHSG terjungkal, saham ini tetap perkasa, yaitu PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) naik 35% menjadi Rp 81, PT Green Power Group Tbk (LABA) naik 23,93% menjadi Rp 202, PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) naik 21,95% menjadi Rp 100, PT Master Print Tbk (PMTR) naik 14,74% menjadi Rp 179, dan PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) naik 14,65% menjadi Rp 1.800.

