VKTR Bakal Operasikan Bus Listrik Tipe 8 Meter di IKN
JAKARTA, investortrust.id – PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), emiten kendaraan listrik Grup Bakrie berencana mengoperasikan bus listrik berukuran 8 meter di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
“Kita sedang penjajakan, mungkin (bus listrik) yang tipe 8 meter. Tadi siang sebetulnya saya dengan Pak Dino (Director and Chief Operating Officer VKTR) harusnya ada pertemuan membahas bus di IKN, tetapi tertunda sampai habis Lebaran. Namun, sudah masuk dalam perencanaan kami juga,” ungkap Director and Deputy CEO Valentinus Bimo Kurniatmoko saat acara buka puasa bersama VKTR dan media di The Acre, Jakarta, Senin (24/3/2025) malam.
Di sisi lain, Bimo menyatakan, tantangan terbesar untuk mengirimkan produk ke IKN adalah mahalnya biaya logistik dalam negeri. Sementara infrastruktur kelistrikan di IKN sudah mumpuni.
Baca Juga
VKTR Bakal Operasikan Truk Listrik di Kawasan Food Estate Merauke
“Nah, di IKN cukup mudah dari sisi infrastruktur kelistrikannya, jadi kita enggak terlalu pusing karena memang sejak awal (IKN) dibangun sudah disiapkan. Hanya saja, challenge-nya itu, karena kami merakitnya di (pabrik) Magelang untuk mengirimkan ke sana itu effort-nya lumayan. Jujur saja biaya logistik di Indonesia ini menjadi suatu tantangan,” jelas dia.
Sebagai informasi, VKTR telah membukukan pertumbuhan pendapatan dari segmen penjualan kendaraan listrik sebesar 44% secara year-on-year (yoy) pada 2024, menandakan meningkatnya permintaan pasar.
Direktur Utama VKTR Gilarsi W Setijono mengatakan, pihaknya akan melanjutkan strategi diversifikasi bisnis dengan memperluas portofolio konsumen yang mencakup sektor business to government (B2G) dan business to business (B2B) atas penjualan lini produknya.
“Pada lini produk bus listrik di sektor pemerintah, VKTR tidak hanya menyelesaikan penjualan sebesar 21 bus listrik kepada operator Transjakarta, tetapi merealisasikan penjualan pertama untuk penggunaan bus listrik untuk mobilitas bandara (airport bus). Di sektor bisnis swasta, VKTR merealisasikan penjualan tujuh unit bus listrik sebagai transportasi dan mobilisasi karyawan perusahaan sektor industri pulp dan kertas (PT Riau Andalan Pulp and Paper/RAPP),” ungkapnya.
Baca Juga
80 Bus Listrik Baru VKTR Bakal Mengaspal di Jakarta Tahun Ini
Pada lini produk lainnya, lanjut Gilarsi, VKTR memperluas kontribusinya di sektor truk listrik dengan melakukan penjualan pertamanya, yakni compactor truck kepada PT Brantas Abipraya (Persero) yang diperuntukkan IKN.
“Tidak hanya itu, VKTR melalui anak perusahaan (PT VKTR Sakti Industries/VKTS) juga mencatat penjualan tujuh forklift listrik ke perusahaan grup internal serta perusahaan swasta,” jelasnya.
Dari sisi bisnis manufaktur suku cadang, kata Gilarsi, VKTR mencatat kontraksi penjualan sebesar 16% (yoy) pada 2024. Mengingat sebagian besar produk manufaktur suku cadang VKTR diperuntukkan bagi segmen kendaraan komersial, tren ini turut mempengaruhi kinerja bisnis.

