Fore Kopi (FORE) Gelar IPO 21,08% Saham, Segini Target Dana Diincar
JAKARTA, investortrust.id – PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) bersiap menggelar penawaran perdana (initial public offering/IPO) saham dengan target dana berkisar sebanyak Rp 379,76 miliar. Sedangkan masa penawaran awal (bookbuilding) akan berlangsung pada 19-21 Maret 2025 dan listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditargetkan pada 11 April 2025.
FORE akan menawarkan sebanyak-banyaknya 1,88 miliar atau setara 21,08% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. Berdasarkan prospectus, saham tersebut ditawarkan dalam rentang harga Rp 160-202 per saham.
Baca Juga
Fore Coffee DIkabarkan Proses IPO Saham, Begini Kata Manajemen BEI
Manajemen FORE dalam prospectus menyebutkan bahwa sekitar 76% dana IPO saham akan digunakan untuk membuka sekitar sebanyak 140 outlet baru yang saat ini belum memperoleh izin. Dengan komposisi 10% untuk outlet Flagship, 80% untuk outlet Medium, dan 10% untuk outlet Satellite.
Dana juga akan digunakan tidak terbatas pada biaya renovasi, biaya pengadaan peralatan dan perlengkapan outlet di wilayah Jabodetabek serta wilayah lain di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Bali. Penggunaan dana tersebut direncanakan untuk dilakukan secara bertahap dari tahun 2025 sampai tahun 2026.
Sedangkan sekitar 18% akan digunakan oleh perseroan untuk membiayai setoran modal kepada CFI dan selanjutnya akan digunakan untuk membuka sekitar sebanyak 30 outlet baru yang saat ini belum memperoleh izin.
Dengan komposisi 10% untuk outlet flagship, 65% untuk outlet Medium, dan 25% untuk outlet Satellite yang termasuk, tapi tidak terbatas pada biaya renovasi, biaya pengadaan peralatan dan perlengkapan outlet di wilayah Jabodetabek serta wilayah lain di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Bali. Penggunaan dana tersebut direncanakan untuk dilakukan secara bertahap dari tahun 2025 sampai tahun 2027.
Baca Juga
Adapun pemegang saham FORE saat ini terdiri atas Fore Holding Pte Ltd 99,997% saham, dan PT Otten Coffee Indonesia 0,003% saham. Pemilik manfaat akhir atau ultimate beneficial owner (UBO) perseroan adalah Willson Cuaca. Selain itu, Mandiri Sekuritas dan Henan Putihrai Sekuritas yang bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
Hingga September 2024, FORE membukukan penjualan neto alias omzet Rp 727,37 miliar atau melonjak 135,35% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 309,06 miliar. FORE juga mencatatkan laba tahun berjalan Rp 42,34 miliar hingga akhir September 2024 dari sebelumnya rugi tahun berjalan Rp 16,48 miliar per akhir kuartal III-2023.

