Usai Fore Kopi (FORE) Sukses Gelar IPO Saham, Kopi Kenangan bakal Menyusul?
JAKARTA, investortrust.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) baru-baru ini kedatangan emiten baru di sektor konsumer, PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE). Tak hanya sukses meraup dana dari pasar, saham FORE berhasil catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA) dalam dua hari ditransaksi di bursa.
FORE tercatat sebagai emiten jaringan kopi pertama yang melakukan initial public offering (IPO) di tengah menjamurnya gerai kopi di Indonesia. Lalu, apakah starup F&B lainnya bakal mengikuti FORE yang sudah masuk BEI sejak Senin (4/4/2025) ini?
Sebagaimana diketahui, selain FORE masih ada pemain jaringan ritel kopi ternama, yaitu Kopi Kenanga. Perusahaan yang didirikan oleh Edward Tirtanata pada 2017 lalu itu resmi menjadi perusahaan rintisan dengan valuasi lebih dari US$ 1 miliar atau setara dengan Rp 14,2 triliun pada 2022. Dengan valuasi tersebut, Kopi Kenangan menjadi perusahaan New Retail F&B unicorn pertama di Asia Tenggara.
Baca Juga
Meski Listing Saat Pasar Bergejolak, Saham Fore Kopi (FORE) Justru Melesat 34%
Terkait IPO, CEO dan Founder Kopi Kenangan Edward Tirtanata mengutarakan, saat ini, pihaknya belum mengungkapkan minat terkait kapan akan menggalang dana masyarakat dan mendaftarkan diri di BEI.
"Jadi untuk sekarang, kita merasa bahwa dengan size sekarang itu belum cukup besar untuk go public, kita percaya bahwa ini adalah event once in a lifetime. Kenapa harus buru-buru? Jadi lebih baik kita tunggu," ujar Edward saat ditemui di Kawasan Setiabudi, Jakarta, Selasa, (15/4/2025).
Selain itu, Edward menilai bahwa industri makanan dan minuman (F&B) di Indonesia sangat menarik, terutama setelah melihat respon positif masyarakat terhadap perusahaan kopi yang baru saja listing di BEI. Hal ini menunjukkan investor dan masyarakat memiliki minat besar terhadap potensi pertumbuhan dan perkembangan bisnis F&B di Indonesia.
Meskipun belum memiliki rencana untuk segera IPO saham, Edward turut memberikan ucapan selamat kepada FORE yang telah menjadi kopi kekinian pertama yang melantai di Bursa.
Baca Juga
Sambut Pekan QRIS Nasional, blu by BCA Tebar Banyak Promo Mulai dari Kopi Kenangan hingga Shihlin
"Jadi buat saya itu sangat positif ya, (saham) FORE auto reject atas (ARA) ya? Kalau ada saham gerai kopi chain ARA itu sudah sangat positif untuk industri. Artinya F&B Indonesia adalah sesuatu yang sangat menarik apabila melantai di Bursa. Saya congratulations FORE, amazing job, semoga itu bisa membuat environment yang lebih baik lagi di Indonesia, supaya adaptasi untuk kopi chain itu lebih baik lagi gitu," bebernya.
Sebagaimana diketahui, berdasarkan data perdagangan saham Senin (14/4/2025) saham FORE langsung dibuka ARA ke level Rp 252 setelah catatkan penguatan sebanyak Rp 64 (34,04%). ARA kembali berlanjut pada penutupan perdagangan Selasa (15/4/2025) dengan kenaikan Rp 62 (24,60%) menjadi Rp 314.
Kenaikan harga yang pesat dalam dua hari beruntun menjadikan kapitalisasi pasar saham FORE melambung dari Rp 1,67 triliun menjadi Rp 2,8 triliun atau ada peningkatan sebanyak Rp 1,13 triliun.
Meski manajemen Kopi Kenangan belum mengutarakan secara gamblang untuk menggelar IPO saham, perusahaan ini tetap menjadi salah satu pemain besar di industri F&B yang berpotensi untuk masuk bursa ke depan menyaingi FORE.

