Petrosea (PTRO) Bersiap Menuju Lompatan Laba Ditopang Sejumlah Faktor Ini
JAKARTA, investortrust.id – Tingkat pertumbuhan laba bersih PT Petrosea Tbk (PTRO) diproyeksikan melesat mulai tahun ini, seiring dengan torehan jumbo kontrak baru. Rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) perseroan mencapai 140% hingga 2027.
Analis Sucor Sekuritas Yoga Ahmad Gifari mengatakan, proyeksi pesat pertumbuhan laba tersebut tak hanya didukung raihan kontrak baru bernilai jumbo dalam setahun terakhir, PTRO akan mendapatkan dukungan dari induk usahanya.
Baca Juga
Petrindo (CUAN) kembali Tambah Saham di Petrosea (PTRO), Borong 39,17 Juta Saham
“Kami memperkirakan penambahan pesat kontrak baru penambangan perseroan masih terbuka, karena Barito Group masih memegang sejumlah aset-aset pertambangan yang beli ditambang. Tambang-tambang tersebut bisa saja dialokasikan ke PTRO untuk dikembangkan untuk unlocking value,” tulisnya dalam riset tersebut.
Berdasarkan data, anak usaha PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) ini telah mengamankan kontrak penambangan bernilai Rp 20 triliun dari Vale dan Bara Prima Mandiri. Pengoperasian tambang tersebut ditargetkan akhir tahun 2025 yang akan berdampak signifikan terhadap peningkatan volume penambangan perseroan.
Sucor Sekuritas memperkirakan volume overburdens kontraktor batu bara perseroan bakal mencaapi 218 juta bcm tahun 2027 atau merefleksikan rata-rata pertumbuhan tahunan dalam tiga tahun sebanyak 25%. Hal ini diharapkan berdampak terhadap pencapain laba bersih perseroan menjadi US$ 134 juta tahun 2027.
Selain hal tersebut, Sucor menyebutkan, PTRO didukung dengan rasio keuangan yang sehat tercermin dari rasio utang terhadap ekuiti baru mencapai 1,6 kali tahun 2024. “Dengan ekspektasi laba tumbuh signifikan dalam tiga tahun ke depan, rasio utang kemungkinan meningkat dalam waktu dekat dan diprediksi mulai turun tahun depan,” terangnya.
Baca Juga
Dorong Ekspansi dan Aksi Korporasi, Petrosea (PTRO) Catat Penggalangan Dana hingga Rp 12 Triliun
Terkait torehkan kinerja keuangan perseroan tahun 2024, Yoga mengatakan, angka tersebut sudah sesuai dengan ekspektasi. Bahka, perolehan laba bersih perseroan senilai US$ 9,7 juta tahun 2024 setara dengan 121% dari target Sucor Sekuritas.
Petrosea (PTRO) membukukan penurunan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi US$ 9,69 juta tahun 2024, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya US$ 12,20 juta. Penurunan ini berbanding terbalik dengan pendapatan yang meningkat dari US$ 577,61 juta menjadi US$ 690,81 juta.

