Petrindo (CUAN) kembali Tambah Saham di Petrosea (PTRO), Borong 39,17 Juta Saham
JAKARTA, investortrust.id – PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melalui anak usahanya PT Kreasi Jasa Persada (KJP) menambah kepemilikan saham di PT Petrosea Tbk (PTRO). Sebanyak 39,17 juta PTRO dibeli dari pasar dengan nilai Rp 120,26 miliar pada 4-5 Maret 2025.
Manajemen CUAN dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (5/3/2025), menyebutkan bahwa KJP membeli sebanyak 16,77juta saham PTRO (0,166%) dengan harga pelaksanaan Rp 2.882,25 atau mencapai Rp 50,09 miliar pada 4 Maret dan sebanyak 22,94 juta (0,227%) dengan harga Rp 3.058,18 atau setara dengan Rp 70,17 miliar pada 5 Maret.
Baca Juga
Petrosea (PTRO) Sebut Teknologi Digital Ini Ciptakan Penambangan Efektif dan Efisien
“Pembelian ini sejalan dengan rencana pengembangan usaha perseroan yang secara umum bertujuan untuk menambah aset, sehingga dapat memberikan nilai tambah kepada pemangku kepentingan perseroan,” tulisnya.
Sebagaimana diketahui perusahaan yang dikendalikan Prajogo Pangestu (CUAN) bertindak sebagai pengendali dan pemegang saham terbanyak PTRO. Hingga akhir Februari, CUAN melalui Kreasi Jasa Persada menguasai sebanyak 4,18 miliar saham PTRO atau setara Degnan 41,51%.
Sebelumnya, PTRO kembali meraih kontrak baru senilai Rp 4,03 triliun. Kontrak ini bagian dari implementasi strategi jangka panjang perseroan guna meningkatkan nilai bagi bagi pemegang saham.
Baca Juga
Saat Harganya Anjlok, Komisaris dan Direksi Petrindo (CUAN) Borong Saham Jumbo
“Pada 26 Februari 2025, perseroan telah menandatangani Perjanjian Jasa Pertambangan dengan PT Bara Prima Mandiri (BPM) dan PT Niaga Jasa Dunia (NJD),” tulis Corporate Secretary PTRO Anto Broto dalam keterbukaan informasinya.
Dalam perjanjian tersebut, perseroan selaku kontraktor jasa pertambangan BPM yang memegang Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP-OP) dan NJD selaku perusahaan yang ditunjuk oleh BPM untuk mengoperasikan tambang. Sifat hubungan para pihak yang melakukan kontrak adalah tidak memiliki hubungan afiliasi.
Sebagai tindak lanjut atas term sheet yang sudah ditandatangan oleh para pihak, perjanjian ini akan berlaku sejak tanggal efektif term sheet 5 November 2024 sampai dengan 31 Desember 2032.

