Target Harga Saham Petrosea (PTRO) Direvisi Naik, Simak Faktor Penopang Ini
JAKARTA, investortrust.id – Target harga saham PT Petrosea Tbk (PTRO) direvisi naik menjadi Rp 10.000 dengan rekomendasi dipertahankan beli. Revisi naik tersebut menggambarkan berlanjutnya aksi akuisisi hingga ekspansi regional.
Sedangkan hingga kuartal III-2025 catatkan kenaikan pesat. Laba bersih emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu ini melesat sebanyak 142% menjadi US$ 6,93 juta, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya US$ 2,86 juta. Pendapatan naik menjadi US$ 603,84 juta dari US$ 509,91 juta.
Baca Juga
Ditopang Faktor Ini, Laba Atribusi Petrosea (PTRO) Melesat 142% hingga Kuartal III-2025
Tim riset Henan Putihrai dalam laporan yang diterbitkan dua hari lalu menyebutkan bahwa Petrosea (PTRO) terus memperkuat fondasi bisnisnya melalui serangkaian akuisisi strategis yang menjadi motor pertumbuhan baru. Di antaranya, akuisisi 100% saham HBS (PNG) Limited dan anak usahanya, 51% saham Hafar Group yang bergerak di bidang EPCI dan pelayaran offshore oil & gas, serta berencana menguasai mayoritas saham perusahaan berbasis Singapura, Scan-Bilt Pte. Ltd.
PTRO juga memperluas jangkauan operasionalnya dari Papua Nugini dan Singapura hingga proyek EPC di Pakistan bersama Reko Diq Mining Company. Langkah ini memperkuat posisi perseroan di sektor pertambangan, minyak dan gas, logistik, serta layanan pendukung, sekaligus memperluas portofolio dan peluang diversifikasi bisnis di berbagai kawasan.
Baca Juga
Ekspansi Luar Negeri, Petrosea (PTRO) Raih Kontrak US$ 26,2 Juta Tambang di Pakistan
Guna mendukung aksi korporasi ini, PTRO telah menerbitkan Obligasi dan Sukuk Ijarah Tahap I & II senilai total Rp 3 triliun, serta memperoleh fasilitas pembiayaan dari BNI, BCA, dan Bank Mandiri. “Dengan strategi pendanaan ini, rasio utang terhadap ekuitas (DER) diperkirakan tetap terjaga di kisaran 2,3–2,8 kali sepanjang 2025–2027, atau di bawah batas aman 3 kali,” tulir riset tersebut.
Sejumlah strategi ini mendorong Henan Putihrai merevisi naik target harga saahm PTRO menjadi Rp 10.000 per saham dari sebelumnya Rp 4.500. Kenaikan target ini mencerminkan prospek pertumbuhan yang kuat, didorong momentum pendapatan, ekspansi margin dari segmen EPCI, serta keberhasilan ekspansi regional di industri energi dan jasa pertambangan.

