Danantara Belum Berdampak, IHSG Sesi I justru Babak Belur 2,34% Teseret Seluruh Sektor Saham
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (25/2/2025), ditutup malah babak belur usai Danantara resmi beroperasi. IHSG terpuruk sebanyak 158,16 poin (2,34%) menjadi 6.591. Pelemahan sejalan dengan koreksi mayoritas bursa saham global.
Pelemahan tersebut dipicu kejatuhan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar anjlok 3,68%, sektor consumer primer 2,82%, sektor industry 2,81%, sektor energi 2,66%, sektor property 1,90%, sektor infrastruktur 1,66%, dan sektor keuangan 0,97%.
Meski IHSG ditutup terjerembab, dua saham menguat hingga auto reject atas (ARA) PT Indal Aluminium Industry Tbk (INAI) menguat 34,07% menjadi Rp 122 dan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) naik 24,87% menjadi Rp 1.205.
Baca Juga
Penguatan juga melanda saham PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS) naik 26,88% menjadi Rp 236, PT Dunia Virtual Online Tbk (AREA) naik 20,95% menjadi Rp 358, dan PT Indointernet Tbk (EDGE) naik 12,20% menjadi Rp 6.900.
Sebaliknya lima saham ini torehkan penurunan dalam, yaitu saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), PT Petrosea Tbk (PTRO), PT MD Entertainment Tbk (FILM), PT Rukun Raharja TbK (RAJA), PT Singaraja Putra Tbk (SINI), dan PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI).
IHSG BEI kemarin ditutup melemah sebanyak 55,78 poin (0,82%) menjadi 6.747 dan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) mencapai Rp 3,47 triliun, yaitu saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Rp 1,39 triliun, PT BUkalapak.com Tbk (BUKA) Rp 1,35 triliun, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 242,15 miliar.
Baca Juga
Saat DCII Disuspensi, Investor Berbalik Buru Saham Data Center EDGE
Pelemahan tersebut dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham berikut, yaitu saham sektor energi 1,66%, sektor material dasar 1,81%, sektor infrastruktur 2,11%, sektor keuangan 0,59%, dan sektor property 0,25%. Sebaliknya saham sektor teknologi melesat 7,28% dan sektor transportasi 1,03%.
Meski IHSG anjlok, sejumlah saham ini justru catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS) naik 34,78% menjadi Rp 186 dan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) sebanyak 34,48% menjadi Rp 156.
Lompatan hingga ARA juga melanda saham PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) sebanyak 25% menjadi Rp 420, PT Data Sinergitama Tbk (ELIT) menguat 24,75% menjadi Rp 252, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) naik 24,52% menjadi Rp 965, PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk (BESS) naik 24,60% menjadi Rp 785, PT Dunia Virtual Online Tbk (AREA) menguat 24,37% menjadi Rp 296, PT Indointernet Tbk (EDGE) melesat 24,75% menjadi Rp 6.150, dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII) naik 19,99% menjadi Rp 96.775.

