Begini Upaya OJK Pastikan Peralihan Pengawasan dari Bappebti Berjalan Lancar
JAKARTA, investortrust.id - Untuk memastikan proses peralihan pengawasan kripto dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) berjalan lancar, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki sejumlah langkah, mulai dari melakukan komunikasi intens dengan pemangku kepentingan hingga proses evaluasi.
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Hasan Fawzi mengungkapkan, langkah tersebut diambil untuk menciptakan ekosistem aset kripto yang lebih transparan, terstruktur, dan memberikan perlindungan optimal bagi konsumen.
“OJK memahami bahwa peralihan tugas pengawasan asset kripto dari Bappebti ke OJK adalah langkah besar yang memerlukan penyesuaian dari berbagai pihak, termasuk pelaku industri,” ujarnya, dalam jawaban tertulis, Rabu (5/2/2025).
“Kami ingin menekankan bahwa langkah ini diambil sesuai amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Jasa Keuangan (UU P2SK),” sambung Hasan.
Baca Juga
Ke depan, kebijakan pengawasan yang dilakukan OJK akan tetap mendukung inovasi pada industri aset digital ini. Di sisi bersamaan, OJK juga terus memastikan bahwa aset kripto yang diperdagangkan telah memenuhi standar yang telah ditetapkan dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 27 tahun 2024 yang mencakup kriteria teknologi, utilitas, dan keamanan.
“Pendekatan ini bertujuan untuk melindungi konsumen dari risiko yang tidak wajar, seperti manipulasi pasar atau spekulasi yang berlebihan,” ucap Hasan.
Untuk memitigasi potensi dampak dari transisi ini, OJK salah satunya telah dan akan terus melakukan dialog dan konsultasi dengan para pelaku industri, guna mendengarkan masukan serta menjelaskan kebijakan dan prosedur yang berlaku, agar transisi ini berjalan baik dan tak menimbulkan gangguan signifikan di pasar.
Baca Juga
Kembangkan Industri Kripto Secara Sehat dan Berkelanjutan, Begini 4 Fokus OJK
Selanjutnya, OJK juga mendukung adaptasi dan edukasi kripto dengan menyediakan panduan bagi pelaku usaha untuk membantu mereka memahami regulasi baru. Sehingga, pelaku usaha dapat menyesuaikan operasional tanpa hambatan.
“Ketiga, meningkatkan transparansi. Melalui peran bursa, kami memastikan informasi mengenai aset kripto yang terdaftar dan memenuhi kriteria tetap dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat dan pelaku industri,” kata Hasan.
Serta, memastikan proses evaluasi yang adil dan cepat. Dalam hal ini, regulator keuangan berkomitmen untuk melakukan evaluasi terhadap koin kripto secara adil, transparan, dan tepat waktu, sehingga tidak menghambat aktivitas perdagangan.
“Kami memahami bahwa setiap perubahan besar memerlukan waktu untuk adaptasi. OJK berkomitmen untuk memastikan bahwa transisi ini tidak hanya memberikan perlindungan lebih baik bagi konsumen, tapi juga mendukung pertumbuhan industri aset kripto yang inovatif, berkelanjutan, dan kompetitif di tingkat global,” ujar Hasan.

