Trump Segera Dilantik, Harga Bitcoin Pecahkan Rekor Tertinggi Baru Usai Anjlok Pagi Ini
JAKARTA, investortrust.id - Mata uang kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, Bitcoin (BTC) Senin (20/1/2025) siang ini mencapai titik tertinggi baru sepanjang masa atau all time high (ATH) sebesar US$ 109 ribu.
Pasar dengan cepatnya berbalik arah ke zona hijau jelang pelantikan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) pada 20 Januari 2025 pukul 12.00 waktu AS atau pukul 24.00 WIB. Padahal salah satu koin kripto yang terkemuka itu sempat mengalami penurunan di bawah US$ 100.000 di pagi hari tadi WIB.
Sedangkan jika dilihat perjalanan Bitcoin sepanjang 2024, Bitcoin sempat berada di titik terendahnya di pertengahan Januari di angka US$ 39.179 hingga ke titik tertingginya pada 17 Desember 2024 di angka US$ 106.415.
Bitcoin bahkan sempat anjlok hingga ke level terendah US$ 89.164 pada 13 Januari 2025. Koreksi substansial sebesar 18% terutama disebabkan oleh kekhawatiran tentang perubahan arah kebijakan Fed yang agresif.
Dengan lonjakan ini, harga BTC sekarang memiliki dominasi sebesar 57,61% dengan kontribusi sebesar US$ 2,13 triliun saja terhadap industri mata uang kripto yang mencapai US$ 3,68 triliun dan terus berkembang.
Baca Juga
Trump Besok Dilantik Jadi Presiden AS, Harga Bitcoin Menggeliat
Sebelumnya, pasar telah mengalami turbulensi ekstrem selama 24 jam terakhir, dengan hampir US$ 1,25 miliar nilai long dan short dilikuidasi selama 24 jam terakhir. Bitcoin melonjak lebih tinggi karena ekspektasi yang meluas akan pivot pro-kripto yang agresif di AS.
Baca Juga
Berdasarkan data coindesk, Senin (20/1/2025) Bitcoin mengalami penurunan 4,5% dalam 24 jam. Tidak hanya itu, mata uang kripto lain, seperti Ethereum, XRP, Solana, dan Binance coin juga kompak minus lebih dari 10%.
Sementara itu, koin meme atau memecoin milik Donald Trump TRUMP juga turut anjlok 30% menjadi US$ 49. Penurunan ini seiring dengan peluncuran koin sang istri MELANIA.

