Koin Kripto Ngamuk Jelang Pemilu AS Pekan Depan, Bitcoin Bakal Pecahkan Rekor Tertinggi Baru?
JAKARTA, investortrust.id – Pasar kripto pada perdagangan Selasa (29/10/2024) terapresiasi. Bahkan, harga Bitcoin alias BTC sudah berada di atas US$ 70.000. Tak hanya BTC, mata uang kripto lainnya juga tersengat sentimen positif menjelang pemilihan umum (Pemilu) AS yang akan berlangsung pada 5 November 2024. Hasil Pemilu akan memainkan peran utama dalam apa yang akan terjadi selanjutnya bagi industri kripto di negeri Paman Sam tersebut.
Menilik data Coinmarketcap, Selasa pukul 10.25 WIB harga BTC terpantau berada di US$ 71.153 usai menguat 4,83% dalam sehari atau naik 5,62% dalam sepekan. Seiring, Ethereum (ETH) juga naik 4,92% dalam sehari namun turun 1,12% dalam sepekan. BNB naik 3,07% dalam sehari, Solana (SOL) dan XRP juga naik masing-masing 2,51% dan 1,83%.
Kapitalisasi pasar kripto global adalah US$ 2,41 triliun, peningkatan 4,56% dari hari terakhir. Total volume pasar kripto selama 24 jam terakhir adalah US$ 97,85 miliar, yang berarti peningkatan 102,26%. Dominasi Bitcoin saat ini adalah 58,56%, peningkatan 0,32% dari hari ini.
Lantas apakah kenaikan harga BTC ini akan terus berlanjut, dan memecahkan titik tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH) di US$ 73.750, yang dicapai pada 14 Maret 2024?
Investasi aset digital memang telah mencapai tonggak penting, menurut laporan CoinShares terbaru. Berdasarkan data, arus masuk pada bulan Oktober mencapai total US$ 901 juta.
Lonjakan ini telah mendorong arus masuk tahun ini menjadi US$ 27 miliar, hampir tiga kali lipat dari rekor sebelumnya yang ditetapkan pada tahun 2021.
Mengutip Thecoinrepublic, Selasa (29/10/2024) Amerika Serikat (AS) menyumbang arus masuk sebesar US$ 906 juta. AS muncul sebagai negara yang dominan, menyumbang arus masuk sebesar US$ 906 juta. Hal ini sangat kontras dengan kawasan lain, yang angkanya lebih beragam.
Jerman dan Swiss menunjukkan kenaikan moderat dengan arus masuk masing-masing sebesar US$ 14,7 juta dan US$ 9,2 juta. Namun, Kanada (US$ 10,1 juta), Brasil (US$ 3,6 juta), dan Hong Kong (US$ 2,7 juta) mengalami arus keluar kecil.
Arus masuk yang substansial bulan ini mewakili sekitar 12% dari total aset yang dikelola. Hal ini menandai Oktober sebagai bulan keempat terbesar untuk arus masuk yang tercatat. Lonjakan ini menyusul minggu sebelumnya yang bahkan lebih mengesankan, yang mencatat total arus masuk kripto sebesar US$ 2,2 miliar. Bitcoin telah menjadi penerima manfaat utama dari lonjakan investasi ini, menarik arus masuk sebesar US$ 920 juta.
Baca Juga
Fantastis, Pajak dari Kripto Indonesia Hampir Tembus Rp 1 Triliun
CoinShares mengaitkan kinerja yang kuat ini dengan faktor politik AS. Mereka khususnya mencatat korelasi antara arus masuk dan perolehan suara Partai Republik dalam jajak pendapat.
Menariknya, lonjakan ini tidak disertai dengan peningkatan posisi pendek Bitcoin yang biasa terjadi, yang malah melihat arus keluar kecil sebesar US$ 1,3 juta. Meskipun Bitcoin mendominasi arus masuk, mata uang kripto lain dan investasi terkait menunjukkan hasil yang beragam. Ethereum mengalami arus keluar besar dengan total US$ 35 juta.
Namun, Solana menunjukkan kekuatan dengan arus masuk terbesar kedua sebesar US$ 10,8 juta. Ekuitas Blockchain telah menunjukkan tanda-tanda pemulihan dengan menandai minggu ketiga berturut-turut arus positif dengan investasi baru sebesar US$ 12,2 juta.
Baca Juga
Perubahan Besar
Data terbaru menunjukkan perubahan lanskap dalam investasi mata uang kripto. Khususnya, dinamika politik AS memainkan peran yang semakin penting dalam sentimen pasar. Perkembangan ini terjadi pada saat yang krusial bagi pasar mata uang kripto, karena perubahan kondisi politik dan ekonomi memengaruhi pasar.
Arus masuk yang kuat, khususnya di pasar AS, menunjukkan meningkatnya kepercayaan institusional terhadap mata uang kripto sebagai kelas aset yang sah.
Hal ini terjadi meskipun ketidakpastian peraturan yang sedang berlangsung dan pengawasan kripto Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (AS) atau Securities and Exchange Commission (SEC) yang sedang berlangsung.
Donald Trump khususnya telah cukup vokal tentang pendiriannya terhadap kripto. Meskipun ia seorang yang skeptis beberapa tahun yang lalu, Trump telah beralih menjadi pendukung kripto yang bersemangat.
Ia bahkan menerima mata uang kripto untuk sumbangan kampanyenya. Seluruh lintasan Bitcoin sekarang akan bergantung pada hasil pemilihan umum.

