Trump Besok Dilantik Jadi Presiden AS, Harga Bitcoin Menggeliat
JAKARTA, investortrust.id - Pasar taruhan melihat adanya peningkatan peluang bahwa Donald Trump akan membuat cadangan strategis Bitcoin setelah menjabat kembali menjadi Presiden Amerika Serikat (AS) pada 20 Januari 2025. Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya optimisme seputar kebijakan pro kripto Trump dan janjinya untuk menjadikan AS sebagai ibu kota kripto global.
Sebagai informasi, prosesi sumpah jabatan presiden akan dimulai pada Senin pukul 12.00 siang Eastern Times (ET) atau Selasa dini hari pukul 00.00 Waktu Indonesia Barat (WIB). Hari Senin, 20 Januari 2025, menandai Hari Inaugurasi Presiden ke-60 AS. Hari itu juga merupakan Hari Martin Luther King Jr., sebuah hari libur nasional di Negeri Paman Sam.
Menilik optimisme tersebut, berdasarkan data Coinmarketcap, Minggu (19/1/2025) pukul 16.25 WIB, harga BTC terpantau terus menguat. BTC tengah berada di US$ 103.405 atau naik 0,15% dalam 24 jam terakhir dan naik 9,9% dalam sepekan. Dominasi Bitcoin saat ini adalah 57,49%, meningkat 0,44% sepanjang hari.
Pasar taruhan, terutama Kalshi dan Polymarket, melihat peningkatan signifikan dalam peluang bahwa presiden AS yang terpilih, Donald Trump akan membuat cadangan strategis Bitcoin (BTC) setelah menjabat pada tanggal 20 Januari. Para petaruh di Kalshi memperkirakan kemungkinan Trump akan membuat cadangan BTC di Amerika Serikat pada tahun 2026 hampir sebesar 70%. Di Polymarket, pengguna memprediksi peluang sebesar 42% bahwa Trump akan melakukannya dalam 100 hari pertamanya.
Kemungkinan lonjakan ini, naik sekitar 20% dari titik terendah di awal Januari, mencerminkan optimisme yang berkembang seputar kebijakan Trump yang pro-kripto. Perlu dicatat bahwa pada konferensi Bitcoin 2024 di Nashville, Tennessee, Trump berjanji untuk menjadikan Amerika Serikat sebagai ibu kota kripto global dan menciptakan "cadangan bitcoin strategis nasional."
Baca Juga
Pada tanggal 16 Januari, New York Post melaporkan bahwa Trump sedang mempertimbangkan untuk memperluas potensi cadangan untuk mencakup keranjang mata uang kripto yang lebih luas di luar BTC, seperti USD Coin (USDC), Solana (SOL), dan XRP (XRP). Ia juga berencana untuk menandatangani perintah eksekutif yang menetapkan kripto sebagai prioritas nasional setelah kembali menjabat pada Senin (20/1/2025) esok hari.
Pembentukan cadangan BTC di Amerika Serikat akan mempercepat adopsi Bitcoin bahkan lebih dari peluncuran ETF pada Januari 2024. "Kami percaya bahwa Undang-Undang Adopsi Bitcoin di Amerika Serikat akan memiliki dampak jangka panjang yang lebih dalam pada Bitcoin daripada peluncuran ETF," ucap seorang peneliti dari CoinShares dilansir dari Cointribune, Minggu (19/1/2025).
Baca Juga
Bila Donald Trump Lakukan 3 Hal Ini, Harga Bitcoin Bisa Naik Gila-gilaan
Oleh karena itu, pasar taruhan mencerminkan optimisme yang berkembang tentang masa depan BTC di bawah pemerintahan Trump. Meskipun kripto tidak membantu Trump memenangkan pemilihan, investor masih berharap akan kebijakan kripto yang menguntungkan. Ini dapat mengubah lanskap keuangan global.

