Alamtri Resources (ADRO) Berpeluang Bagikan Dividen Rp 8,58 Triliun di 2025, Sahamnya Layak Dilirik!
JAKARTA, investortrust.id – Dividen PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) pada 2025 diprediksi sebesar Rp 8,58 triliun. Hal ini menjadikan saham ini layak dilirik terdorong potensi yield dividen menggiurkan.
Hal ini diungkapkan oleh Head of Proprietary Investment Mirae Asset Sekuritas Indonesia Handiman Soetoyo, dengan proyeksi laba bersih perseroan sebesar Rp 21,43 triliun pada 2024.
Masih dari proyeksi perhitungan yang sama, Mirea menuliskan dividend payout ratio (DPR) ADRO tahun ini berada di kisaran 40% atau senilai Rp 279 per saham. Bila dikali jumlah saham sebanyak 30,75 miliar saham, nilai total dividen ADRO diperkirakan mencapai Rp 8,58 triliun.
Baca Juga
Simak Top 10 Saham Undervalued Sektor Energi, Ada AADI, ADRO, dan MEDC
Dalam risetnya, dividen ADRO pada 2025 akan terbagi menjadi dua, yakni dividen interim sebesar Rp 107 per saham dan dividen final senilai Rp 172 per saham. “ADRO kemungkinan masih di 7,4% dividend yield-nya,” ucap Handiman pada Media Day: January 2025 by Mirae Asset, Selasa (14/1/2025).
Persentase tersebut, jauh lebih kecil dibandingkan jumlah dan dividend yield ADRO 2024. Pasalnya, Alamtri jadi perusahaan yang membagikan dividen dengan jumlah terbesar sepanjang 2024.
Perusahaan yang dulunya bernama Adaro Energy itu, tercatat berbagi keuntungan kepada pemegang saham hingga Rp 54,39 triliun dari laba bersih 2023 dan saldo laba ditahan.
“Pada 2024, ADRO menyandang predikat sebagai emiten pembagi dividen terbesar dari sisi nilai, yakni Rp 54,4 triliun pada 2024,” terang Handiman.
Baca Juga
PUPS Rampung, Alamtri Resources (ADRO) Sisakan 15,37% Saham Adaro Andalan (AADI)
Tak hanya berdasarkan nilai, ADRO juga jadi emiten pembagi dividen terbesar dari sisi imbal hasil dividen (dividend yield), yakni sebesar 49,9%, dengan dividend payout ratio (DPR) 215,2%.
Dilihat dari total nilai dividennya, emiten pemberi keuntungan terbesar kedua tahun lalu adalah Bank BRI (BBRI) yang sebanyak Rp 48,1 triliun. Sedangkan berdasarkan dividend yield, kode ADRO disusul oleh PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) sebesar 20,5%, dan PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) 19,8%.
Mirae Asset Sekuritas Indonesia mencatat, sektor keuangan dan energi masih menjadi dua sektor dengan kontribusi dividen terbesar sepanjang 2024. Kontributor utamanya, antara lain ADRO, BBRI, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).
“Hal ini mengonfirmasi kedua sektor tersebut masih menjadi sektor yang paling menarik bagi investor yang mengincar dividen,” sambung Handiman.
Baca Juga
Mirae Prediksi Total Dividen 2025 Capai Rp 322,4 Triliun, Lima Emiten Ini Terbanyak
Tahun lalu, lanjut dia, jumlah perusahaan tercatat yang membagikan dividen juga semakin meningkat, yaitu 342 perusahaan dari 323 perusahaan pada 2023. Hal ini seiring bertambahnya emiten baru di pasar saham.
Meski naik secara jumlah, rasio perusahaan pembagi dividen dengan total perusahaan yang listing di bursa turun, yaitu 38,3% pada 2024 dari 39,4% pada 2023. Hal ini seiring dengan lebih sedikitnya perusahaan tercatat baru yang membagikan dividen.
Grafik Saham ADRO

