Mirae Prediksi Total Dividen 2025 Capai Rp 322,4 Triliun, Lima Emiten Ini Terbanyak
JAKARTA, investortrust.id – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memprediksi total dividen dari perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencapai Rp 322,4 triliun pada 2025. Diprediksi lima emiten akan tercatat sebagai pemberi dividen per saham terbesar.
Meski nilainya jumbo, angka tersebut setara dengan penurunan sebanyak 11,5% dari realisasi tahun lalu yang berkisar Rp 364,2 triliun.
Head of Proprietary Investment Mirae Asset Handiman Soetoyo mengungkap, diprediksi sebanyak 80 saham perusahaan berdeviden tinggi, tersebar di seluruh sektor usaha yang ada di bursa, kecuali sektor properti. Sedangkan lima saham dengan dividen tercuan pada 2025.
Baca Juga
“Ada 80 saham yang dapat menjadi pilihan yang baik untuk mendapatkan keuntungan investasi ketika pasar saham penuh ketidakpastian tahun ini,” ujar Handiman pada Media Day: January 2025 by Mirae Asset, Selasa (14/1//2025).
Dari 80 saham tersebut, lima saham utama pilihan Mirae Asset adalah PT BPD Jawa Timur Tbk (BJTM), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan PT Trans Power Marine Tbk (TPMA).
Kelima saham tersebut, dia prediksi akan menjadi penyumbang terbesar dari proyeksi total dividen perusahaan penghuni bursa saham tahun ini.
Baca Juga
ADRO, BSSR, dan SMAR Masuk Deretan Top 3 Emiten Pemberi Dividen Interim Jumbo 2024
“Prediksi dividen 2025 tersebut turun dibanding tahun sebelumnya lebih disebabkan oleh adanya kejadian yang di luar kebiasaan pada tahun lalu, terutama dari dividen spesial PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) senilai Rp 41,53 triliun,” jelas Handiman.
Perusahaan-perusahaan dengan dividen tinggi tersebut, lanjutnya, berpotensi kembali menawarkan dividen yang menarik tahun ini. Terutama berkaca pada catatan historis pembayaran dividen tahun lalu.
Dalam acara bertajuk ‘Secure Greater Returns with Dividend Stocks in 2025’ tersebut, Handiman menyarankan, investor untuk berinvestasi pada saham-saham dengan dividen tinggi. Pilihan ini bisa menjadi angin segar di tengah ancaman membesarnya dampak perang dagang global.
Baca Juga
Usai Tutup Layanan Marketplace Fisik, Bukalapak (BUKA) Ungkap Sisa Dana IPO Saham Segini
Pada 2025, Handiman mencatat, nilai dividen yang dibagikan perusahaan tercatat di BEI pada 2024 kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa, yakni Rp 364,2 triliun atau naik 1,9% (yoy).
Nilai dividen Rp 364,2 triliun yang dibagikan pada 2024 tersebut mencakup dividen tahun buku 2023, termasuk dividen interimnya. Untuk musim dividen, dia mengatakan puncak musim dividen setiap tahunnya jatuh pada Maret-Juni dan di sepanjang kuartal IV.

