Alamtri Resources (ADRO) Tetapkan Kurs Konversi Tambahan Dividen Rp 41,77 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menetapkan kurs konversi dan jumlah pembagian tambahan dividen tunai final dari kinerja keuangan 2024.
“Kami informasikan bahwa kurs yang digunakan untuk pembagian tambahan dividen tunai final sebagaimana disetujui berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan pada 18 November 2024 mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia tanggal 18 November 2024, yaitu senilai Rp 15.888 per Dolar Amerika Serikat,” jelas Sekretaris Perusahaan Alamatri Resources Indonesia Mahardika Putranto dikutip dari keterbukaan informasi pada Jumat (29/11/2024).
Informasi itu, menindaklanjuti pengumuman ringkasan risalah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan keterbukaan informasi terkait aksi korporasi pembagian dividen tunai tertanggal 20 November 2024.
Dengan demikian jumlah keseluruhan tambahan dividen tunai final yang akan dibagikan Alamtri dalam mata uang Rupiah adalah sebesar Rp 41,77 untuk 30.758.665.900 saham atau sebesar Rp 1.358,18 per saham.
“Tidak ada dampak yang signifikan atas informasi ini terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan,” sambung Mahardika.
Baca Juga
Alamtri Resources (ADRO) Tetapkan Rasio dan Harga PUPS Adaro Andalan (AADI)
Tambahan nilai dividen tunai final Alamtri ditetapkan sebesar-besarnya sampai US$ 2,62 miliar. Sebelumnya, dalam RUPS Tahunan yang diselenggarakan pada 15 Mei 2024, Adaro menetapkan dividen tunai final senilai US$ 400 juta yang sudah dibayarkan pada 5 Juni 2024.
Bila dibandingkan jumlah dividen tunai pada RUPST, nilai dividen yang dibahas pada RUPSLB kali ini, setara 657,34% atau 6,5 kali lipat dibandingkan jumlah dividen yang disetujui sebelumnya.
Per 31 Desember 2023, Adaro Energy Indonesia mencatatkan total saldo laba sebesar US$ 5,22 miliar dengan nilai saldo laba belum dicadangkan per tanggal yang sama, sebesar US$ 5,15 miliar.
Bila dikurangi jumlah dividen tunai final yang disepakati pada 15 Mei 2024, Adaro memiliki sisa saldo laba yang belum dicadangkan sebesar US$ 4,75 miliar. Sisa tersebutlah yang kemudian disetujui dalam RUPSLB.
Baca Juga
Jelang Pembagian Dividen dan PUPS, Begini Target Harga Saham Alamtri Resources (ADRO)
“Perseroan memiliki saldo kas internal secara konsolidasian yang cukup untuk melaksanakan pembagian dividen tunai. Namun demikian, dalam rangka pengelolaan dana kas internal dan arus kas perseroan yang efisien, tidak menutup kemungkinan perseroan juga dapat menggunakan pendanaan pihak ketiga jangka pendek untuk pembayaran sebagian dari dividen tunai,” jelas manajemen Adaro dikutip dari undangan RUPSLB pada keterbukaan informasi bursa.
Sebagaimana disampaikan sebelumnya, perseroan merencanakan pembagian tambahan dividen tunai final agar para pemegang saham ADRO, atas pilihannya sendiri, dapat berpartisipasi dalam pembelian saham PT Adaro Andalan Indonesia (AADI). (CR-10)

