Tak Main-main! Tiga Saham Ini Bikin Kekayaan Investor Bertambah Dua Kali Lipat dalam Sepekan
JAKARTA, investortrust.id – Tiga saham ini mencatatkan penguatan lebih dari 100% atau dua kali lipat hanya dalam sepekan. Padahal, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) hanya menguat 34,30 poin (0,48%) menjadi 7.195,56.
Tiga saham dengan kenaikan harga paling pesat tersebut adalah saham PT Newport Marine Services Tbk (BOAT) dengan kenaikan 131,88% dari Rp 138 menjadi Rp 320 hanya dalam sepekan ini. Lompatan saham BOAT terjadi setelah Sugiman Halim, investor kakap saham BRMS, mengumumkan telah menjadi pemegang lebih dari 10% saham BOAT pekan lalu.
Baca Juga
Saham PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) melesat sebanyak 128,78% dari Rp 4.360 menjadi Rp 9.975. Lompatan harga selanjtunya dicatatkan saham PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) dengan penguatan sebanyak 105,65% dari Rp 122 menjadi Rp 252 pekan ini.
Adapun empat saham lainnya torehkan kenaikan harga lebih dari 50% dalam sepekan, yaitu saham DOSS melesat 76,34% menjadi Rp 328, LMPI menguat 73,33% menjadi Rp 182, PUDP naik 68,32% menjadi Rp 340, dan DAAZ melesat sebanyak 55,43% menjadi Rp 4.150.
Terkait penguatan IHSG pekan ini didukung kenaikan sebanyak 341 saham, sebanyak 234 saham tak mengalami perubahan harga, dan sebanyak 370 saham mencatatkan penuruna. Meski IHSG pekan ini ditutup menguat kapitalisasi pasar (market cap) BEI masih turun tipis 0,08% menjadi Rp 12.053 triliun.
Baca Juga
Hanya Sepekan, Sugiman Halim Investor Kakap BRMS Raup Cuan Rp 14 Miliar dari Saham BOAT
Penguatan indeks pekan 18-22 November tersebut ditopang atas kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor teknologi 4,56%, sektor infrastruktur 2,03%, sektor materal dasar 1,25%, sektor consumer primer 2,22%, dan sektor energi 0,35%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor property, sektor consumer non primer, dan sektor industry.
Terkait aksi pemodal asing, BEI mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham oleh investor luar negeri masih berlanjut dengan total Rp 3,65 triliun pekan ini. Penyumbang terbesar masih datang dari saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 1,65 triliu dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 1,16 triliun.
Baca Juga
Auto Reject Atas dalam Enam Hari Transaksi, Saham Daaz Bara (DAAZ) Akhirnya Disuspensi
Sebaliknya saham yang mencatatkan pembelian bersih (net buy) pemodal asing pekan ini, yaitu saham PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) Rp 145,98 miliar, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp 136,49 miliar, dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 124,36 miliar.
Berdasarkan data net sell saham pekan ini juga mulai menunjukkan tren penurunan, dibandingkan tiga pekan sebelumnya, seperti pekan 28 Oktober-1 November Rp 2,64 triliun, pekan 4-4-8 November bernilai Rp 4,50 triliun, dan 11-15 November bernilai Rp 4,64 triliun.
Grafik 10 Saham Tercuan Sepekan

