Hanya Sepekan, Sugiman Halim Investor Kakap BRMS Raup Cuan Rp 14 Miliar dari Saham BOAT
JAKARTA, investortrust.id – Terdorong sentimen positif Sugiman Halim, investor kakap pemegang terbesar ketiga saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dengan kepemilikan 7,35% saham, saham PT Newport Marine Services Tbk (BOAT) mendadak melesat pada penutupan sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (20/11/2024).
Data BEI menyebutkan saham BOAT menguat sebanyak Rp 48 (31,17%) menjadi Rp 202 pada penutupan sesi I hari ini. Level tersebut menjadi harga tertinggi baru saham BOAT terhitung sejak listing perdana di BEI 14 November. Berkat penguatan tersebut, Sugiman Halim telah menorehkan cuan Rp 14 miliar dari saham BOAT dalam jangka waktu kurang dari sepekan.
Baca Juga
Sugiman Halim Investor Kakap BRMS Borong Ratusan Juta Saham Newport Marine (BOAT), Ada Apa?
Sugiman Halim sebelumnya terpantau memborong sebanyak 213,39 juta atau 6,1% saham BOAT pada 13-14 November 2024. Dirinya membeli sebanyak 58,88 juta saham BOAT dengan harga pelaksanaan Rp 140 per saham, sehingga nilainya mencapai Rp 8,24 miliar. Dengan demikian, Sugiman telah meraup cuap Rp 3,65 miliar dari pembelian saham 13 November tersebut.
Sugiman Halim
Sugiman Halim kembali membeli sebanyak 154,51 juta saham BOAT dengan harga pelaksanaan Rp 135 per saham pada 14 November, sehingga nilainya Rp 20,85 miliar. Dengan demikian total cuan yang diperoleh mencapai Rp 10,35 miliar.
“Pembelian tersebut bertujuan sebagai investasi. Pembelian tersebut menjadikan kepemilikan saham Sugiman Halim bertambah dari 4,41% menjadi 10,51% saham BOAT,” tulis penguman resmi manajemen BOAT.
Baca Juga
Newport Marine (BOAT) Bidik Pertumbuhan Pendapatan 30% Tahun 2025
Newport Marine (BOAT) merupakan emiten yang baru listing di BEI sejak 12 November 2024. BOAT sebelumnya telah menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham dengan harga Rp 100 per saham, sehingga total dana yang diraup mencapai Rp 100,04 miliar.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan BOAT Ahmad Wisya Pratama mengatakan, perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 30% tahun 2025. Target tersebut optimistis dapat dicapai melalui beberapa langkah strategis perusahaan.
“Kita memang melihat optimistis 2025 ini karena memang harga minyak dan harga sewa kapal itu juga kalau kita bisa lihat dari report-report yang sudah published itu dari mulai pertengahan tahun kemarin itu grafiknya selalu meningkat,” katanya.
Grafik Saham BOAT

