Pembangunan 3 Juta Rumah Digaungkan, Saham SMGR dan INTP makin Menarik
JAKARTA, investortrust.id – Prospek kinerja keuangan dan saham emiten semen diprediksi makin moncer memasuki pemerintahan baru di bawah Presiden Prabowo Subianto. Kemonceran tersebut didukung ambisi pemerintah untuk membangun tiga juta rumah per tahun atau tiga kali lipat lebih besar dari target pemerintahan sebelumnya.
Inisiatif agresif untuk pengembangan rumah tersebut mendorong Sucor Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli dua saham emiten semen ini, yaitu PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) dengan target harga Rp 5.400 dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) dengan target harga Rp 8.900. Bahkan, saham INTP ditetapkan sebagai pilihan teratas.
Baca Juga
Aliran Dana Asing kian Gencar Masuk Saham GOTO dalam Beberapa Hari Ini, Ada Apa?
Analis Sucor Sekuritas Yoga Ahmad Gifari dalam riset yang diterbitkan hari ini menyebutkan bahwa pemerintahan baru telah merancang pembangunan 3 juta rumah setiap tahun untuk menekan angka backlog perumahaan bersamaan memacu pertumbuhan ekonomi.
Pemerintahan baru berniat untuk membangun 2 juta rumah di wilayan pedesaan setiap tahun dan sebanyak 1 juta huan di wilaya perkotaan per tahun. Sedangkan pembangunan rumah di kawasan pedesaan akan diberikan kepada perusahaan konstruksi berkuran sedang bekerja sama dengan UKM dan BUMDes di pedesaan. Adapun pembangunan rumah di wilayah kota akan terbuka untuk semua kontraktor.
Baca Juga
Kementerian Perumahan Bakal Kebut Program 3 Juta Rumah di Awal Tahun 2025
Pembangunan hunian yang agresif tersebut akan berdampak positif terhadap sejumlah sektor, seperti sektor semen. Dengan asumsi pembangunan rumah tipe 36, dibutuhkan bahan baku semen sekitar 3 ton. Dengan angka tersebut dibutuhkan sebanyak 6 juta semen untuk membangun hanya 2 juta rumah. Jika terealisasi, permintaan semen bakal melesat sekitar 9,4% per tahun.
Berbagai faktor tersebut mendorong Sucor Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi overwight saham sektor semen dengan pilihan teratas INTP. Meski demikian, pemodal perlu menyadari bahwa eksekusi program 3 juta rumah ini kemungkinan membutuhkan waktu dan kemungkinan dilakukan secara hati-hati.
Grafik Saham SMGR dan INTP

